Sabtu, 20 Jun 2026 00:47 WIB

Banyuwangi Art Week, Pamerkan Produk Seni dan Kerajinan Lokal

  • Penulis :
  • | Kamis, 12 Apr 2018 20:32 WIB
Ikon Festival Art Week yang dipasang saat acara
Ikon Festival Art Week yang dipasang saat acara

jatimnow.com– Bersamaan dengan pelaksanaan Festival Banyuwangi Kuliner, juga digelar  pameran produk seni dan kerajinan lokal yang dikemas dalam Banyuwangi Art Week (BAW).

Pameran yang digelar di kawasan Gedung Seni Budaya (Gesibu) Banyuwangi ini dibuka Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kamis (12/4/2018).

Baca Juga: Kerap Dibuat Mesum, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Alun-alun Lamongan.

Sebanyak 40 gerai pada even BAW memamerkan beragam produk seni dan kerajinan. Mulai lukisan, kaligrafi,  batik, handycraft, souvenir, furniture hingga produk anyaman bambu.

Ada pula olahan pangan seperti kue bolu, stik ikan, dodol dari buah-buahan, keripik  dan kopi. Termasuk produk seni, salah satunya lukisan.

Bupati Anas menyebut, BAW ini sebagai wujud konsistensi pemda untuk mewadahi kreativitas anak muda di Banyuwangi. 

"Kreativitas anak muda harus terus didukung, salah satunya lewat festival ini. Kami beri ruang dan etalase khusus untuk memajang karya-karya mereka," ujar Anas. 

Anas menambahkan, ajang ini juga sebagai upaya untuk mengenalkan beragam produk kerajinan khas Banyuwangi dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM).

"Kita gelar event ini untuk promosi mengangkat dan mengenalkan produk-produk UMKM lokal ke khalayak luas. Harapan kami, pelaku usaha dapat bertemu langsung dengan para konsumen untuk langsung bisa bertransaksi,” kata Anas.

Even yang telah rutin digelar sejak tahun 2013 ini akan berlangsung selama empat hari, 12 – 15 April 2018.

Baca Juga: 2 Festival di Banyuwangi Kembali Masuk Agenda Nasional KEN 2025

BAW ini juga dilengkapi panggung apresiasi seni dan budaya untuk atraksi beragam seni dan budaya selama berlangsungnya pameran. Atraksi ini akan dilakukan pada malam hari.

Saat ini, UMKM termasuk penopang gerak ekonomi Banyuwangi. Tahun 2015, jumlah sektor UMKM di Banyuwangi mencapai sekitar 296.000 unit dengan penyerapan tenaga kerja 501.379 orang.

Jumlah itu meningkat jika dibanding tahun sebelumnya yang hanya 131 ribu UMKM.

Event yang digelar bersamaan dengan festival Banyuwangi Kuliner ini juga dihadiri Walikota Bukittinggi HM. Ramlan Nurmatias, Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman, Plt. Bupati Hulu Sungai Selatan Ardiansyah.

Baca Juga: Ini Pesan Bupati Ipuk di Final Jebeng Thulik Banyuwangi 2024

Ada pula Miss Tourism Queen International Indonesia 2018 Revindia Carina dan tamu kehormatan Chef Farah Quinn. 

 

 Penulis/editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.