Sabtu, 20 Jun 2026 03:33 WIB

FKUB Tulungagung Dukung Polisi Usut Tuntas Perusuh 22 Mei

Ketua FKUB Tulungagung KH Efendi Abdullah Sunni/ Foto: Antara
Ketua FKUB Tulungagung KH Efendi Abdullah Sunni/ Foto: Antara

jatimnow.com - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tulungagung, memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan jajaran TNI/Polri dalam mengusut tuntas para pelaku lapangan hingga aktor intelektual kerusuhan 22 Mei 2019 di Jakarta.

"Segala langkah dan tindakan hukum yang dilakukan aparat keamanan, dalam hal ini TNI/Polri dalam mengusut gerakan pembangkangan sipil yang gagal itu harus kita dukung," kata Ketua FKUB Tulungagung, KH Efendi Abdullah Sunni, Kamis (30/5/2019).

Baca Juga: Puluhan Pelaku Kerusuhan Anak di Blitar Mendapat Sanksi Sosial

Menurut dia, penangkapan sejumlah pelaku kerusuhan dalam demo menolak hasil Pemilu 2019 sudah tepat, termasuk pengembangan penyidikan yang kini dilakukan dengan menyasar kreator, inisiator serta aktor intelektual di balik aksi massa yang telah diskenario ricuh tersebut.

"Usut tuntas. Keadilan harus tegak, negara tidak boleh kalah. Jangan sampai aksi inskonstitusional dalam rusuh 22 Mei (di Jakarta) itu terulang," ujarnya.

Secara khusus, FKUB Tulungagung yang didukung kelompok lintas agama itu juga mengapresiasi keberhasilan TNI-Polri dalam mengamankan demo 22 Mei di depan Bawaslu RI dengan aman dan sesuai prosedur.

Baca Juga: Dalang Kerusuhan Jakarta Terungkap? Mantan Kepala BIN Ungkap Ini

Mereka mendoakan agar aparat keamanan yang menjadi korban dalam aksi berujung ricuh dan nyaris tidak terkendali itu cepat pulih sehingga dapat kembali bertugas menjaga NKRI.

"Semoga TNI-Polri diberi kekuatan dan kesehatan kesembuhan yang sedang sakit untuk kembali bertugas," ujarnya.

Abdullah Sunni mengatakan, FKUB pada dasarnya percaya Polri dan TNI sangat profesional dalam menangani unjuk rasa dan kerusuhan tersebut.

Baca Juga: Untag Surabaya Kukuhkan 1.654 Patriot Intelektual di Tengah Duka Bangsa

Meskipun eskalasi ancamannya sangat besar, terutama 21 Mei lalu.

"Ada okunum-oknum yang tidak ingin proses demokrasi ini berujung damai, sehingga ini catatan penting bagi kita bahwa demokrasi kita pascareformasi sudah mencapai hal yang positif, dan itu mengapa FKUB meminta aparat kepolisian mengusut tuntas dalang di balik kerusuhan ini," ujar Abdullah Sunni.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.