Kamis, 18 Jun 2026 17:52 WIB

Tokoh Agama di Magetan Dukung TNI-Polri Ungkap Dalang Kerusuhan 22 Mei

 Pengasuh Ponpes Darul Muttaqin, KH Umar Abdul Aziz
Pengasuh Ponpes Darul Muttaqin, KH Umar Abdul Aziz

jatimnow.com – Sejumlah pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Magetan mendukung TNI dan Polri mengungkap kerusuhan 22 Mei 2019 di Jakarta lalu. Mereka juga mengecam aktor intelektual yang ada di belakang kerusuhan ini.

"Saya apresiasi TNI dan Polri dalam menghadapi demo 22 Mei 2019 lalu. Semua berjalan dengan aman dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan," kata Pengasuh Ponpes Darul Muttaqin, KH Umar Abdul Aziz, Rabu (29/5/2019).

Baca Juga: Ustadz Kondang Pasuruan Diduga Terlibat Skandal Nikah Terselubung

Ia mendukung aparat untuk mengusut tuntas aktor intelektual di belakang kerusuhan 22 Mei 2019. Diharapkan aktor dibalik kerusuhan tersebut harus ditangkap agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat Indonesia.

"Saya dukung polisi mengusut tuntas aktor intelektual di belakang kerusuhan 22 Mei 2019. Ya biar masyarakat tidak resah," ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mendoakan anggota yang sakit karena dampak kerusuhan 22 Mei segera diberikan kesembuhan dan tetap bisa menjalankan tugas seperti sedia kala.

"Semoga lekas sembuh biar bisa berkumpul keluarga lagi. Yang paling penting menjalankan sedia kala," ujarnya.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Senada, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Kabupaten Magetan, KH Suryani Maulana Huzen juga menyatakan mendukung dan mendoakan TNI dan Polri perihal kasus kerusuhan 22 Mei.

"Kami mendukung TNI dan Polri dalam mengusut dalang dibalik kerusuhan 22 Mei. Siapapun itu harus segera ditangkap," pintanya.

Menurutnya, provokator tidak bisa dibiarkan hidup berkeliaran karena bisa menular ke warga lainnya yang tidak mengetahui apa-apa.

KH Suryani turut mendoakan aparat yang menjadi korban kerusuhan 22 Mei 2019. Agar mereka yang menjadi korban segera bisa pulih.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Saya juga mendoakan petugas yang menjadi korban. Segera pulih dan yang terpenting sehat selalu," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.