Kamis, 18 Jun 2026 14:01 WIB

1.584 Fasilitas Kesehatan Disiagakan di Sepanjang Jalur Mudik Jatim

Fasilitas kesehatan yang disediakan Dinkes Jatim di seluruh jalur mudik lebaran di Jawa Timur
Fasilitas kesehatan yang disediakan Dinkes Jatim di seluruh jalur mudik lebaran di Jawa Timur

jatimnow.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur menyiagakan 1.584 fasilitas kesehatan (faskes) yang tersebar di beberapa titik di sepanjang jalur mudik di Jawa Timur.

Hal tersebut dilakukan guna memberikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang sedang pulang kampung untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 2019.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

"Di tiap pos ada petugas jaga dengan tiga shift. Nanti akan kami hitung kekuatannya," ungkap Kepala Dinkes Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso, Senin (27/5/2019).

Kohar berharap, dengan disiagakannya 239 unit rumah sakit, 924 puskesmas, 243 tambahan pos pengamanan dan 178 klinik di seluruh jalur mudik tersebut, masyarakat dapat memanfaatkannya karena pelayanan itu gratis.

"Jadi apa susahnya melakukan pemeriksaan atau istirahat sejenak di posko, jika dirasa pemudik merasa tidak sehat dan tidak kuat dalam menempuh perjalanan, disarankan istirahat," jelasnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Selain itu, tambah Kohar, Dinkes Jatim juga telah memberikan Surat Edaran (SE) kepada rumah sakit dan puskesmas yang berada di jalur rawan.

"Jadi, jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan di jalur rawan, maka rumah sakit dan puskesmas terdekat akan segera menangganinya," tambahnya.

Sementara, untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, Dinkes Jatim akan melakukan pemeriksaan terhadap para pemudik dan sopir angkutan. Selain itu, Dinkes Jatim juga melakukan pengecekan kesehatan karyawan perusahaan otobus (PO).

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Cek kesehatan pengemudi bus itu bakal dilakukan secara berkala dan rutin. Materi pemeriksaan tersebut meliputi tekanan darah hingga tes kesehatan lainnya.

"Kedua, kami akan melakukan sosialisasi nanti H-10 dengan membuka pos kesehatan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.