Sabtu, 20 Jun 2026 01:38 WIB

Polwan yang Diduga Terpapar Radikalisme Tinggalkan Tugas Tanpa Izin

Bripda NOS diamankan di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo
Bripda NOS diamankan di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo

jatimnow.com - Polda Maluku Utara (Malut) akhirnya buka suara terkait diamankannya salah satu polwan-nya di Bandara Internasional Juanda. Polda berinisial NOS itu diamankan karena diduga terpapar paham radikal dan meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan.

"Seluruh personel Polri siaga I di seluruh Indonesia, termasuk di Polda Malut dalam Operasi Mantap Brata Pemilu 2019. Sehingga anggota polisi tidak dibenarkan tinggalkan tugas tanpa seizin pimpinan termasuk Bripda NOS," kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar di Ternate, Senin (7/5/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Hendri menyebut, berawal dari laporan yang disampaikan keluarga, Bripda NOS pergi tanpa sepengetahuan mereka, sehingga anggota polwan tersebut diamankan untuk pertanggungjawabkan perbuatannya karena berangkat tanpa izin secara lisan maupun tertulis dari pimpinannya.

Baca juga:  

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Bripda NOS yang bertugas di Ditreskrimum Polda Malut itu berangkat dari Bandara Sultan Babullah Ternate sekitar pukul 09.00 Wit, Minggu (26/5/2019) dan tiba pukul 13.00 Wib di Juanda kemudian langsung diamankan Tim Polda Jatim.

Hendri mengaku belum mengetahui apakah Bripda NOS terpapar paham radikal atau tidak. Nantinya saat tiba di Ternate, baru dilakukan pemeriksaan secara intensif, karena saat ini tim dari Polda Malut telah diberangkatkan ke Surabaya terkait untuk menjemput Bripda NOS.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Tentunya, Bripda NOS akan diberikan sanksi tegas melalui sidang disiplin, karena meninggalkan tugas saat Polda Malut siaga I pengamanan Mantap Brata," tegasnya.

Informasi bergabungnya Bripda NOS dengan sebuah organisasi Wahdah Islamiah di kawasan Salero Kota Ternate juga belum diketahui secara pasti oleh Hendri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.