Minggu, 14 Jun 2026 16:23 WIB

Polwan Diduga Terpapar Radikalisme Diamankan, Polisi: Hanya Satu Orang

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Polisi memastikan bahwa oknum polwan yang diamankan saat berada di Bandara Internasional Juanda hanya satu orang. Polwan Polda Maluku Utara berinisial NOS itu diamankan karena diduga terpapar paham radikal.

"Jadi mohon maaf ya rekan-rekan, bukan dua orang, tetapi satu orang," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Senin (27/5/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dua nama yang beredar tersebut, lanjut Barung merupakan nama asli sang Polwan dan nama alias atau nama lain yang digunakannya untuk terbang menuju Surabaya.

"Ternyata, nama satunya ini nama alias atau nama palsu yang digunakan. Jadi yang kita amankan ini, satu orang polwan atas permintaan Polda Maluku Utara," jelas Barung.

Oknum polwan berinisial NOS tersebut, menggunakan identitas palsunya atas nama Arfila M. Said.

"Jadi dua nama itu, bukan dua orang. Ternyata cuma satu orang," tegasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Baca juga:  Polda Jatim Amankan Seorang Polwan yang Terindikasi Radikal di Juanda

Barung menambahkan, terkait apakah polwan tersebut terpapar radikal atau tidak, hal tersebut akan disampaikan langsung oleh Polda Maluku Utara. Sebab menurutnya, Polda Jatim tidak berwenang untuk memberikan keterangan.

"Anggota terpapar itu kan informasi yang beredar. Terlibat masalah apa, itu domainnya (Polda) Maluku Utara, apakah itu disersi, terpapar radikal atau meninggalkan tugas tanpa izin, nanti di sana penjelasannya," ujar Barung.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Barung menambahkan, siang ini rencananya anggota polwan tersebut akan diberangkatkan menuju Maluku Utara untuk diperiksa di Polda Maluku Utara.

NOS diamankan di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo pada Minggu (26/5/2019). Informasi yang dihimpun, NOS melakukan perjalanan menggunakan pesawat dengan tujuan belanja di Surabaya serta bertemu keluarganya di Sidoarjo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.