Selasa, 16 Jun 2026 15:00 WIB

Layani Pemudik, Bus di Terminal Patria Blitar Ditambah Dua Kali Lipat

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 27 Mei 2019 09:27 WIB
Suasana di Terminal Patria, Blitar
Suasana di Terminal Patria, Blitar

jatimnow.com - Perusahaan Otobus (PO) yang memiliki trayek ke arah Blitar menambah jumlah armadanya untuk melayani pemudik 2019. Data di Terminal Tipe A Patria Blitar, jumlah penambahan armada angkut mencapai 60 persen.

Dari jumlah armada yang ditambah, kebanyakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sementara untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) relatif tetap.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Kalau hari biasa sekitar 150 bus. Saat ini bertambah sekitar dua kali lipatnya. Kemudian ada sekitar 10 persen untuk cadangan. Kalau AKDP jumlahnya antara 70 sampai 100 unit," kata Kepala Terminal Patria, Blitar, Verie Sugiharto, Senin (27/05/2019).

Sejumlah persiapan menghadapi mudik lebaran 2019 sudah dilakukan oleh terminal melalui ramp check. Setiap hari, petugas dari Kementrian Perhubungan melakukan cek kelaikan bus sebelum melayani penumpang.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Bus yang laik jalan ditempeli stiker. Verie memprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 lebaran. Sedangkan H+5 merupakan puncak arus balik menuju Kota besar.

Terpisah, Kepala Stasiun Blitar, Yana Hadiyana mengatakan berdasarkan manifest penumpang jumlah pemudik menuju Blitar mulai H-7 hingga H-1 cenderung stabil. Sedangkan pemudik yang pergi dari Blitar paling tinggi pada H-4.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Untuk menyambut kedatangan pemudik, pihak stasiun juga sudah membangun beberapa fasilitas penunjang. Agar para pemudik nyaman ketika berada di stasiun.

"Beberapa fasilitas diantaranya toilet, peron dan perluasan areal parkir. Musala kami perbaiki. Lantai juga kami rombak. Kami pakai granit agar (pemudik) nyaman kalau sudah turun disini (Blitar)," kata Yana.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.