Rabu, 17 Jun 2026 10:10 WIB

Nekat, Tukang Parkir di Blitar ini Ancam Anggota TNI dengan Parang

  • Penulis : CF Glorian
  • | Sabtu, 25 Mei 2019 15:18 WIB
Foto: Ilustrasi jatimnow.com
Foto: Ilustrasi jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang anggota TNI di Blitar melapor ke polisi setelah menjadi korban ancaman oleh tukang parkir. Anggota TNI tersebut ditodong dengan sebuah parang.

Anggota TNI bernama Patut Heru Purnomo itu ditodong oleh Juni Rianto (31), warga Kepanjenkidul dengan sebuah parang hanya karena uang parkir pada Jumat (24/05/2019) malam.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Ketika itu prajurit yang tak disebutkan pangkatnya itu sedang berbelanja dengan keluarganya di sebuah minimarket. Setelah pulang, Heru dimintai uang parkir oleh terlapor namun tak dituruti.

"Terlapor lalu menggedor pintu mobil sebelah kanan. Pelapor lalu turun dan mengajak ngobrol. Pelapor juga sempat menasihati terlapor agar melakukan pelayanan parkir dengan baik namun sepertinya tidak berhasil," ujar Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Dodit Prasetya, Sabtu (25/05/2019).

Saat itu, Juni tetap ngotot meminta uang parkir dua ribu rupiah. Namun Heru yang kemudian mengaku sebagai anggota TNI Yonif 511/DY tetap tak memberinya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Setelah mendengar pengakuan sebagai anggota TNI, Juni lantas pergi. Namun dengan cepat ia kembali sembari mengacungkan parang ke arah Heru sembari mengeluarkan ucapan bernada ancaman. Karena bersama dengan anak dan istrinya, Heru lalu pulang ke asrama.

"Pelapor lalu kembali ke TKP dan menyerahkan terlapor ke Mapolres Blitar Kota," imbuh Dodit.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Terpisah, Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakan kasus ancaman itu tengah dalam proses penyelidikan polisi. Sebilah parang yang dipakai untuk mengancam Heru dijadikan sebagai barang bukti.

"Tidak sampai mengarah kepada kekerasan kepada Pelapor. Jadi tidak ada luka apapun. Sekarang masih kami periksa," kata Mantan Kasatreskrim Polres Lumajang tersebut.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.