Selasa, 16 Jun 2026 13:30 WIB

Diduga Buntut Jakarta Rusuh, Mapolsek Tambelangan Madura Dibakar

Polsek Tambelangan, Sampang, Madura dibakar massa (foto: Istimewa)
Polsek Tambelangan, Sampang, Madura dibakar massa (foto: Istimewa)

jatimnow.com - Puluhan orang menggeruduk Mapolsek Tambelangan, Polres Sampang, Madura, Jawa Timur. Aksi protes atas meninggalnya teman mereka di Jakarta membuat massa marah dan membakar mapolsek hingga ludes.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 22.00 Wib (Rabu, 22/5/2019)," kata warga setempat, Syamsul Arifin melalui telepon, Kamis (23/5/2019) pagi.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Syamsul yang juga anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tambelangan menuturkan, kejadian itu berawal dari adanya sekelompok massa yang datang secara tiba-tiba ke Mapolsek Tambelangan itu.

Massa itu selanjutnya melempari mapolsek menggunakan batu. Polisi berupaya memberikan pengertian dan melarang mereka berbuat anarkis, tapi tidak digubris. Dalam hitungan menit, jumlah massa semakin banyak dan semakin beringas hingga akhirnya terjadi pembakaran.

"Saat kebakaran, sempat ada mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian, namun akhirnya kembali karena juga diancam oleh massa," jelas Syamsul.

Jumlah personel polisi di polsek ini yang tidak seimbang, membuat massa semakin leluasa melakukan aksinya sehingga para personel Polsek Tambelangan terpaksa menjauh.

Awalnya, jumlah massa yang datang ke Mapolsek Tambelangan itu hanya sekitar 50 orang, tapi kemudian bertambah menjadi ratusan orang.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dugaan sementara, penyerangan Mapolsek Tambelangan ini terkait tewasnya 6 orang pendukung Prabowo-Sandi saat berunjuk rasa di Jakarta dan aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap mereka.

Di antara enam orang pengunjuk rasa yang tewas dalam insiden di Jakarta itu, satu di antaranya anggota FPI Sampang.

Rabu (22/5/2019) sore, juga sempat terjadi aksi massa di Mapolsek Kedungdung, tapi bisa dikendalikan karena jumlah personel yang bertugas seimbang.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Massa yang melakukan pembakaran ini sebagian diduga merupakan massa yang juga ikut aksi di Kedungdung," ungkap Syamsul.

Polres Sampang hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan tersebut. Namun penjagaan di berbagai polsek di Kabupaten Sampang kini mulai diperketat untuk mengantisipasi aksi lanjutan di mapolsek lain.

Sebelumnya, aksi massa ke kantor polisi ini juga terjadi di Pamekasan jumlahnya mencapai ribuan orang. Di Pamekasan, sempat terjadi kericuhan antara polisi dengan massa pengunjuk rasa, akan tetapi berhasil diatasi setelah polisi menembakkan gas air mata.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.