Minggu, 14 Jun 2026 19:04 WIB

RSU dr Soetomo Tangani Bayi Kembar Siam Asal Lamongan

Bayi kembar siam asal Lamongan di RSUD dr Soetomo Surabaya.
Bayi kembar siam asal Lamongan di RSUD dr Soetomo Surabaya.

jatimnow.com - RSU dr Soetomo Surabaya kembali tangani bayi kembar siam, Rabu (11/4/2018).

Bayi kembar siam tersebut dempet dada dan perut, dengan istilah kesehatan thoracoabdomino phagus.

Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya, 1 Pasien Dilaporkan Tewas

Bayi itu rujukan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Fatimah, Lamongan, dari pasangan Timuzin Nofianto (43) dan Choirul bariah (32) warga warga Jalan Sidomulyo, Desa Keongan, RT 01 RW 01 Kecamatan Babat, Lamongan.

Bayi itu di bawa menggunakan inkubator lengkap dengam infus serta alat bantu pernapasan oleh ambulans.

Sesampainya di rumah sakit RSUD dr Soetomo Surabaya, pada pukul 16:30 WIB, Rabu (11/4/2018), Tim dokter yang saat itu melakukan penjemputan langsung menempatkan bayi kembar yang lahir secara normal pada Jumat (6/4/2018) kemarin, ke ruang Neonatologi Intensive Care Unit (NICU) untuk proses observasi.

"Tindakan awal kami akan melakukan babygram atau foto rontgen pada keseluruhan organ bayi, setelah itu, rapat dengan dokter anak, jantung dan anastesi," terang dr. Mahendra Tri Arif Sampurna, SpA, dokter spesialis anak RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Selain itu, tambahnya, masih ada kekhawatiran lain pada kembar siam yang memiliki berat 4,2 kg itu. Pasalnya keduanya memang lahirnya kurang begitu baik.

"Dalam situasi yang kurang prima sehigga tingkat kebugaran masih rendah dan membutuhkan bantuan untuk hidup. Pada bayi pertama dan kedua mengalami sesak dan masih menjadi fokus pemantauan," jelasnya.

Baca Juga: Sukses Pisahkan Kembar Siam, Pj Gubernur Puji Kinerja RSUD Dr Soetomo

Ia berharap, selama dalam observasi, kondisinya terus mengalami peningkatan dan tetap stabil sehigga bisa segera diambil tindakan operasi pemisahan.

Sementara itu, Timuzin Nofianto (43), ayah dari bayi kembar ini yang bekerja hanya sebagai buruh tani ini, berharap anak keduanya bisa tertolong dan mendapatkan penanganan yang baik dari tim dokter kembar siam.

"Memang dari ibu saya pernah memiliki riwayat kembar, tapi tidak ada kelainan. Semoga kedua anak saya bisa mendapatkan pertolongan dari sini," kata Timuzin.

Diketahui, bayi kembar siam yang diberi nama Anindita Aprilia Putri, Anindia Aprilia Putri ini, lahir dari keluarga yang kurang mampu.

Baca Juga: Pj Gubernur Jatim Luncurkan DigiPay, Transaksi di RSUD dr Soetomo Cashless

Orang tua nya juga masih bingung untuk mencarikan biaya untuk persiapan operasi pemisahan bayi tersebut.

"Saya saat ini hanya pegang kartu BPJS mandiri, dan saya mohon melalui media ini jika ada orang atau Pemda bisa mencarikan solusi pembiayaan anak kami," tandas Turmudzi.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.