Sabtu, 20 Jun 2026 12:05 WIB

Pj Gubernur Jatim Luncurkan DigiPay, Transaksi di RSUD dr Soetomo Cashless

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meluncurkan DigiPay, transformasi digital pelayanan RSUD dr Soetomo. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meluncurkan DigiPay, transformasi digital pelayanan RSUD dr Soetomo. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

jatimnow.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meluncurkan transformasi digital pelayanan RSUD dr Soetomo yang diberi nama DigiPay di Tunjungan Ballroom BC Hotel Double Tree Surabaya, Selasa (17/9/2024).

Peluncuran ini ditandai dengan penekanan tombol LED oleh Pj Gubernur Adhy, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Erwin Gunawan Hutapea, Direktur RSUD dr Soetomo Prof Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman dan Kepala Dinas Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Untuk diketahui, DigiPay adalah aplikasi pembayaran elektronik yang telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi layanan digital yang ada di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Sebagai pelengkap peluncuran DigiPay di acara ini juga disertai dengan penandatanganan kerja sama integrasi sistem pembayaran antara RSUD dr Soetomo dengan Bank Jatim.

Pj Gubernur Adhy mengatakan, di tengah kemajuan teknologi digital, industri kesehatan dituntut untuk terus beradaptasi dengan teknologi informasi yang makin berkembang, baik dari layanan medis, administrasi maupun akuntabilitas keuangannya.

“Ini kegiatan sangat penting, karena memang tantangan zaman saat ini sudah digital. Seluruh layanan birokrasi dan publik harus sudah memanfaatkan teknologi digital dan elektronifikasi, artinya pembayaran cashless itu penting, dan hari ini kita luncurkan Soetomo DigiPay kerja sama dengan Bank Jatim,” katanya.

“Untuk itu, RSUD dr Soetomo berkomitmen dalam menghadirkan inovasi dan transformasi guna meningkatkan kualitas kemudahan dan kepastian layanan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Digitalisasi terus didorong implementasinya di Jatim terutama karena Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri adalah penanggung Jawab untuk Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Sehingga memang penting bagi seluruh perangkat daerah melakukan digitalisasi terhadap seluruh layanan, baik layanan birokrasi maupun layanan terhadap masyarakat.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

“Alhamdulillah ETPD kita sudah sangat tinggi 99,8 persen, artinya Provinsi Jatim sudah mulai dianggap digital dan sudah meninggalkan konvesional, dan ini adalah bagian dari transformasi digital yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Pj. Gubernur Adhy berharap inovasi teknologi informasi yang sudah berjalan dengan baik dan mampu memberikan manfaat, agar dapatnya di replikasi oleh instansi pemerintah atau swasta yang lain, sehingga tidak menambah kerumitan bagi masyarakat dengan adanya aplikasi-aplikasi baru yang esensi dan fungsinya memiliki kesamaan.

“Saya selalu dalam digital itu justru simpel dan tidak membuat kerumitan, apabila sudah ada aplikasi digitalisasi rumah sakit yang sudah baik, maka rumah sakit di daerah provinsi maupun kabupaten/kota itu dapat mereplikasi, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengaksesnya,” ujarnya.

Adhy menyampaikan, dalam mendukung implementasi teknologi informasi yang efektif dan aman, penting untuk diperhatikan terkait berbagai faktor dalam menunjang keberhasilan transformasi digital tersebut, diantaranya aktualisasi, pengembangan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, pemberdayaan pengguna teknologi dan penguatan keamanan cyber.

“Kita dibackup oleh Kominfo Jatim, semua data ada di sana, maka saya sarankan juga kalau terjadi sesuatu dengan cyber crime, maka kita juga punya backup data di iCloud rumah sakit atau tempat cadangan penyimpanan data lainnya,” urainya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Di akhir, secara khusus Pj Gubernur Adhy menyampaikan terima kasih kepada RSUD dr Soetomo dan pihak-pihak terkait dalam mendukung teknologi informasi melalui berbagai kemudahan digitalisasi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami optimis kegiatan pada hari ini bisa berdampak signifikan pada peningkatan pelayanan di RSUD dr Soetomo. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran atas segala upaya yang kita lakukan bersama,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada kegiatan tersebut juga dilakukan prosesi penyerahan sertifikat dari Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) atas digitalisasi melalui aplikasi Soetomo DigiPay dan Vemes kepada Direktur RSUD dr Soetomo oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.