Senin, 15 Jun 2026 09:51 WIB

87 Orang Diduga Massa People Power Diamankan di Madiun Dipulangkan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 21 Mei 2019 16:10 WIB
Massa yang diamankan di Madiun dipulangkan ke Surabaya
Massa yang diamankan di Madiun dipulangkan ke Surabaya

jatimnow.com - Setelah diperiksa intensif satu persatu oleh polisi, 87 orang rombongan yang dihadang di Madiun setelah diduga akan mengikuti gerakan people power 22 Mei 2019, akhirnya dipulangkan.

"Sudah kami lakukan pemeriksaan semua. Dari mana asal mereka dan barang apa saja yang dibawa," kata Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, Selasa (21/5/2019).

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Hasilnya, lanjut Ruruh, setelah dilakukan pengecekan tidak ditemukan barang berbahaya. Namun, dari dua bus yang mereka tumpangi, ditemukan ribuan fotokopi C1 dari Kabupaten Madiun, Blitar dan Tulungagung.

"Tidak ada barang bukti yang cukup membahayakan. Yang ada cuma fotokopi C1," jelasnya.

Baca juga:  2 Bus Berisi 87 Penumpang Diduga Massa People Power Terhenti di Madiun

Baca Juga: TNI-Polri Geledah Blok Hunian Wanita di Rutan Probolinggo

Ia menyebut, 87 orang dipulangkan karena setelah dimintai keterangan, rombongan bersedia dan siap dipulangkan ke Surabaya. Keberangkatan 87 orang tersebut dikoordinir Ibnu Masnur dengan titik kumpul di Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya.

Ia mengatakan, 87 orang itu beralasan pergi ke Jakarta atas ajakan buka puasa dan sahur pada tanggal 21 Mei dan 22 Mei 2019.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

"Termasuk isi WA ke 87 orang tersebut di satu grup. Mereka bakal buka dan puasa tanggal 22 Mei di Jakarta," ungkapnya.

87 orang yang diangkut dua bus pariwisata diamankan oleh Polres Madiun di Rest Area KM 626 Tol Madiun di wilayah Saradan pada Selasa (21/5/2019) dinihari. Mereka diamankan oleh pasukan gabungan dari Polres Madiun dan Kodim 0803 Madiun.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.