Selasa, 16 Jun 2026 02:02 WIB

Keberangkatan 1200 Orang Diduga Massa People Power Digagalkan di Jatim

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan saat bernegosiasi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan saat bernegosiasi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya

jatimnow.com - Seluruh personel Polri dan TNI di Jawa Timur terus melakukan sweeping di sejumlah titik untuk mencegah pergerakan massa yang akan mengikuti aksi 22 Mei 2019 atau people power ke Jakarta.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menyebut, hingga Senin (20/5/2019), Polda Jatim dan polres jajaran menggagalkan keberangkatan 1200 orang yang diduga akan mengikuti aksi 22 Mei tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Terbaru, Senin (20/5/2019) pagi, Luki dan jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil menggagalkan keberangkatan 24 orang yang hendak menuju Jakarta. Menurut Luki, 24 orang itu berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Kami datang ke sini terkait dengan adanya masyarakat dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Mereka akan berangkat ke Jakarta dengan menggunakan kapal dari Kalimantan Selatan, yaitu Kapal Mutiara Pelindo dan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Massa diduga ikut gerakan people power digagalkan di Pelabuhan Tanjung Perak, SurabayaMassa diduga ikut gerakan people power digagalkan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya

Lanjut Luki, setelah bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, 24 orang ini akan melanjutkan perjalanan pada pukul 11.00 Wib dengan naik kereta dari Pasar Turi tujuan Jakarta dan akan bergabung dengan kawan-kawannya tekait dengan 22 Mei.

"Kami menemukan tiket perjalanan kereta api tujuan Jakarta. Tiket mereka rencananya menuju ke Jakarta pada pukul 11.00 Wib, untuk kemudian bergabung dalam aksi massa people power hari Rabu, 22 Mei 2019 esok lusa," terang Luki di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Luki menjelaskan, 24 orang itu sudah diimbau untuk kembali ke Kalimantan, karena mereka mengaku termakan hoaks dan tidak paham.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Setelah kami beri pemahaman tentang situasi kondisi yang ada, akhirnya mereka menyadari dan kembali lagi. Mereka dengan adanya media sosial, dengan kelompok inisiatif, mengumpulkan biaya sendiri untuk berangkat ke Jakarta," tambah Luki.

24 orang asal Banjarmasin tidak jadi berangkat ke Jakarta setelah turun di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya24 orang asal Banjarmasin tidak jadi berangkat ke Jakarta setelah turun di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya

Luki mengatakan, sebelumnya, massa berhasil dicegah keberangkatannyadari sejumlah daerah di Jatim, seperti di Malang, Tulungagung, Madiun dan yang terbaru dari Jembatan Suramadu.

"Di Jembatan Suramadu, 3 mobil Elf berisi 56 orang. Kami negoisasi cukup ketat, akhirnya alhamdulillah mereka setelah diberi pemahaman. Setelah sahur di Jembatan Suramadu dan kita dampingi, mereka kembali," bebernya..

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Sedangkan di Banyuwangi, polisi juga menggagalkan keberangkatan massa sebanyak 26 orang yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Mereka diamankan petugas Polres Banyuwangi usai menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.

"Insyaallah sore ini mereka akan dikembalikan ke Bali," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.