Senin, 15 Jun 2026 22:41 WIB

Polisi Razia Serentak di Kediri, Antisipasi Gerakan People Power

Pemeriksaan barang bawaan penumpang mobil yang dirazia
Pemeriksaan barang bawaan penumpang mobil yang dirazia

jatimnow.com - Polres Kediri dan jajaran menggelar razia serentak di sejumlah titik perbatasan, Sabtu (18/5/2019) malam hingga Minggu (19/5/2019) dinihari. Razia ini dilakukan untuk mencegah pergerakan massa people power yang akan bergerak ke Jakarta.

Razia serentak ini dipimpin langsung Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal Saiful Faton. Bersama personel TNI, mereka menyebar ke 6 lokasi, yaitu perbatasan dengan wilayah Kota Kediri, Nganjuk, Jombang, Blitar, Batu dan Tulungagung.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Roni menjelaskan, semua kendaraan yang melintas tanpa kecuali diperiksa, mulai dari identitas penumpang, barang bawaannya hingga identitas kendaraan.

"Razia ini kami lakukan secara serentak di enam wilayah di perbatasan Kabupaten Kediri dengan kabupaten lain. Kegiatan ini juga untuk mengantisipasi adanya barang-barang berbahaya seperti bahan peledak, sajam, miras dan peredaran narkoba," kata Alumnus AKPOL tahun 2000 ini, Minggu (19/5/2019) dinihari.

Polisi memeriksa barang bawaan di dalam mobilPolisi memeriksa barang bawaan di dalam mobil

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Menurut Roni, razia ini juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya rombongan dari Kediri yang akan berangkat menuju Jakarta untuk ajakan people power. Meskipun belum ada infomasi terkait adanya rombongan yang berangkat ke Jakarta, namun polisi tidak mau kecolongan.

"Kami saat ini sedang melaksanakan operasi pekat dan termasuk langkah antisipasi gerakan people power jelang pengumuman Pemilu 22 Mei mendatang oleh KPU," tambahnya.

Mantan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya ini mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajakan people power menolak hasil keputusan pemilu oleh KPU. Menurutnya, gerakan tersebut rentan disusupi oleh kepentinga golongan, yang berupaya memecah belah persatuan bangsa.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Yang jelas kami mengimbau tidak perlu datang ke Jakarta 22 Mei mendatang," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.