Rabu, 17 Jun 2026 21:46 WIB

Tolak People Power, Ketua DPRD Madiun Kota: Demi Keutuhan NKRI

Ketua DPRD Kota Madiun, Istono
Ketua DPRD Kota Madiun, Istono

jatimnow.com – Penolakan wacana gerakan tolak people power kembali muncul dari Kota Madiun. Setelah ulama menolak wacana gerakan people power, kini penolakan berasal dari kalangan legislatif.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun, Istono mengatakan gerakan people power akan merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu penolakan terhadap People Power harus tetap disuarakan.

Baca Juga: Parpol di Tulungagung Terima Dana Banpol, Berikut Besarannya

"Demi keutuhan NKRI, gerakan tolak people power harus tetap disuarakan," kata Istono kepada jatimnow.com, Sabtu (18/5/2019).

Kader Partai Demokrat itu menghimbau kepada masyarakat Madiun Kota untuk tetap menjaga kerukunan. Perbedaan pilihan tanggal 17 April 2019 sebaiknya segera diakhiri.

"Perbedaan pilihan itu biasa. Sekarang kita tinggal menunggu hasilnya. Gerakan-gerakan seperti people power itu menurut saya tidak ada gunanya," ujarnya.

Masyarakat diminta untuk tetap menghormati semua proses pemilu hingga selesai. Mereka yang tidak puas atas hasil Pemilu 2019 bisa menempuh jalur yang sesuai dengan konstitusi.

Baca Juga: Buron Kasus Penusukan Jukir PBM Kota Madiun Diringkus di Gresik

"Bagi kami, proses demokrasi di pemilu telah usai. Kalaupun ada ketidakpuasan, silakan tempuh jalur hukum tanpa harus melakukan sebuah gerakan yang merugikan masyarakat kita sendiri. Ini hal biasa setiap lima tahun," lanjutnya.

Istono mengaku, bahwa DPRD Kota Madiun berkomitmen mempertahankan keutuhan NKRI. Ia mengatakan demokrasi di Indonesia harus berjalan sesuai dengan koridor hukum.

"Sikap kami jelas, karena bagaimanapun keutuhan negara ini harus di atas segala-galanya. Termasuk hasrat untuk berkuasa. Kami ingin masyarakat ini dididik berdemokrasi secara sehat dengan koridor yang telah ada," pungkasnya.

Baca Juga: Jalan Rute Bus Heritage Express Kota Madiun Mulai Diaspal

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.