Selasa, 16 Jun 2026 12:42 WIB

Jadi Produsen Petasan, Seorang Pelajar di Kediri Diamankan Polisi

Barang bukti bubuk petasan dan alat pembuat petasan diamankan di Mapolres Kediri
Barang bukti bubuk petasan dan alat pembuat petasan diamankan di Mapolres Kediri

jatimnow.com - Seorang pelajar berinisial SA (18) harus berurusan dengan polisi karena menjual bubuk bahan petasan. Pelajar asal Desa Juwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri itu diamankan beserta barang bukti 4,5 kilogram bubuk petasan.

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Ambuka mengatakan, SA diamankan setelah timnya mendapat informasi bahwa SA sering melayani pembelian bubuk petasan ke sejumlah pelanggan.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Dia juga memproduksi petasan untuk dijual kepada para pelanggannya," kata Ambuka, Sabtu (18/05/2019).

Selain menyita bubuk petasan 4,5 kilogram, Tim Satreskrim Polres Kediri juga menyita sebuah timbangan digital, saringan, baskom dan entong. SA dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Kediri untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Setelah melakukan rangkaian pemeriksaan, penyidik akhirnya memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap SA, lantaran ia masih pelajar dan berusia di bawah umur. Penyidik melakukan diversi dengan mengembalikan pembinaan ke keluarga dan sekolah.

"Karena pelaku masih di bawah umur dan berstatus pelajar, dalam aturan maka tidak kita lakukan penahanan. Kita lakukan pembinaan terhadapnya," tegas Ambuka.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Selama Bulan Ramadan 2019, Polres Kediri juga gencar menggelar razia terhadap penjual petasan. Selain bisa membahayakan masyarakat, hal ini juga dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Masyarakat juga bisa melakukan ibadah dengan tenang, tanpa khawatir akan suara petasan.

"Yang jelas, petasan sudah kita larang dan akan ditingkatkan lagi razianya," tandas Ambuka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.