Kamis, 18 Jun 2026 04:22 WIB

Kapolda Jatim Larang Warganya Ikut Aksi 22 Mei, NU Tolak People Power

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan

jatimnow.com - Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menghimbau agar masyarakat Jawa Timur tidak bergerak ke Jakarta, Rabu (22/5) mendatang. Diharapkan masyarakat Jatim ikut menjaga NKRI.

"Jadi saya mengajak masyarakat Jatim atau pihak-pihak yang ingin berangkat, kami imbau untuk tidak berangkat. Karena apapun tadi sudah diterima usulan-usulan terkait Pemilu dan Bawaslu," ujarnya, Jumat (17/5) malam.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Himbauan tersebut akan melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah setempat hingga tokoh agama yang ada agar masyarakat tidak berangkat tanggal 22 Mei nanti.

"Kita lakukan tahapan-tahapan sesuai SOP, kita mengimbau kepada tokoh-tokoh masyarakat, dari pemerintah setempat, semua akan kita libatkan dengan tokoh agama yang ada. Silahkan kegiatan cukup di Jatim saja, kita jaga, kita siapkan tempat supaya tidak berangkat ke Jakarta," tegasnya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa juga mengimbau untuk tidak berangkat ke Jakarta dan melaksanakan ibadah bulan Ramadan dengan khusyuk.

"Saya mengimbau, mari kita melakukan ibadah puasa dengan khusyuk di pesantren masing-masing, di rumah masing-masing. Jadi saya mohon kita melakukan dengan khidmat ndak usah keluar kota, ndak usah keluar Jatim," imbau Khofifah.

Proses Pemilu di Jatim sudah selesai, Untuk itu masyarakat seharusnya memberikan apresiasi terhadap seluruh dinamika dan tahapan pemilu.

"Artinya proses konstitusi di Jatim juga telah selesai. Yang terpenting saya mohon kita khidmat pada bulan Ramadan, kita maksimalkan ibadah kita di rumah masing-masing, di masjid masing-masing," pungkasnya.

Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) memastikan tidak ada warga NU berangkat mengikuti aksi people power di Jakarta.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

"Nggak ada orang NU di Jawa Timur yang berangkat. Saya ini wakil Rois NU Jatim saya jamin NU tidak ada yang berangkat," tegasnya.

Gus Ali mengatakan jika ada pihak yang tidak puas terhadap hasil pemilu lebih baik menyelesaikannya melalui jalur hukum. Bukannya malah membuat kegiatan dengan melakukan pengerahan massa yang justru berpotensi memecah belah bangsa.

"Jangan sampai melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak mengedukasi masyarakat. Sepanjang sejarah peradaban manusia, emosi dan kekerasan tidak pernah menyelesaikan masalah republik ini butuh damai, bukan butuh onar," ujarnya.

Gus Ali yang juga sebagai pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo ini meminta semua pihak untuk menyebarkan kedamaian.

"Mari kita sebarkan salam cinta kasih dan damai di tengah-tengah masyarakat jangan sebarkan fitnah dan permusuhan di tengah masyarakat. Barang siapa yang ingin jadi orang besar, maka harus berjiwa besar dan berpikir besar," pesannya.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Gus Ali kembali menegaskan apabila tidak puas dengan hasil Pemilu untuk menempuh jalan dengan prosedur yang ada dan sesuai dengan konstitusional. Menurut dia emosi dan kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah.

"Emosi dan kekerasan tidak pernah menyelesaikan masalah, kalau anda tidak puas maka tempuh jalan dengan prosedur yang ada sesuai dengan konstitusional," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.