Rabu, 17 Jun 2026 00:37 WIB

Pemkot Pasuruan Lantik Kembali 146 PNS, DPRD: Tetap Interpelasi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 16 Mei 2019 16:50 WIB
Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo melantik 146 PNS untuk kedua kalinya
Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo melantik 146 PNS untuk kedua kalinya

jatimnow.com - 146 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Pasuruan yang sebelumnya dilantik pada 29 April 2019, kini dilantik kembali di Gedung Gradika Pemkot Pasuruan, Kamis (16/5/2019).

Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, mengatakan jika pelantikan kali kedua ini menindaklanjuti terbitnya keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan surat pengantar dari Gubernur Jawa Timur perihal persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat administrator serta pejabat pengawas.

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Baca juga:  Pemkot Pasuruan Mutasi 147 PNS, Begini Penjelasan Plt Wali Kota

"InsyaAllah 146 PNS yang bersifat promosi dan rotasi hari ini sudah sah. Dengan rincian, jabatan administrator 46 orang dan jabatan pengawas 100 orang," jelas Teno usai pelantikan.

Polemik mutasi PNS di Pemkot PasuruanPolemik mutasi PNS di Pemkot Pasuruan

Baca Juga: Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

Bagi Teno, promosi dan rotasi PNS ini adalah kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan serta kepentingan tertentu.

"Tujuannya, untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik dan prioritas pembangunan," tegasnya.

Baca Juga: Tak Terima Dimutasi, ASN di Tulungagung Tak Masuk Kantor

Sementara, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki, mengungkapkan tetap akan melangsungkan sidang interpelasi atas polemik mutasi dan rotasi PNS yang sebelumnya berjumlah 147 orang itu.

"Interpelasi tetep, sesuai rekomendasi pansus akan kita laksanakan besok jam 1 siang," ucap Ismail yang juga hadir di Gedung Gradika.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.