Jaringan Prostitusi Online Bertarif Rp 600 Ribu di Kediri Dibongkar
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Kamis, 16 Mei 2019 16:30 WIB
jatimniow.com - Jaringan prostitusi online di Kediri dibongkar. Seorang yang diduga mucikari diamankan.
NI (23) alias Mami Selvi diduga sebagai mucikari. Mami Selvi diketahui mempunyai beberapa anak buah, dan sering menawarkan melalui aplikasi WhatsApp ke pelanggan yang sudah biasa menggunakan jasanya.
Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung
Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Ambuka Yudha mengatakan, tersangka sudah hampir 1 tahun menjalani bisnis prostitusi online ini. Modusnya, tersangka menawarkan gadis koleksinya melalui pesan WhatsApp dalam jaringan tertutup.
"Modus operandinya dengan cara menawarkan lewat WA, hanya memang untuk orang-orang tertentu di lingkungan tertutup. Kita sempat kesulitan, namun karena kegigihan temen-temen akhirnya ini terungkap," ujarnya, Kamis (16/05/2019).
Jaringan ini disebut memiliki sedikitnya 10 anggota yang siap ditawarkan melalui grup WhatsApp tertutup.
"Terasangka yang merupakan warga Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Ditangkap setelah polisi mengamankan pasangan mesum di sebuah kamar hotel di jl Airlangga," imbuhnya.
Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU
Berdasarkan hasil pengembangan, PSK mengaku disalurkan oleh tersangka dengan harga Rp 600 ribu. Tersangka kemudian membawanya ke hotel untuk bertemu pelanggan.
"Dari jumlah tersebut tersangka mengambil untuk sebesar Rp 100 ribu dan sisanya dikembalikan ke anak buahnya," imbuhnya.
"Ongkosnya tidak tentu, kadang Rp 100 ribu, kadang Rp 200 ribu. Tergantung. Tapi untuk yang ini Rp 100 ribu," imbuhnya.
Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang
Tersangka mengaku nekat menjalankan bisnis ini karena terdesak kebutuhan.
"Tersangka terbukti melakukan tindak perdaganganan manusia," jelasnya.
Editor : Arif ArdiantoURL : https://jatimnow.id/baca-16043-jaringan-prostitusi-online-bertarif-rp-600-ribu-di-kediri-dibongkar