Rabu, 17 Jun 2026 19:23 WIB

Mayat Gosong Mojokerto

Terungkap! Korban Pembunuhan yang Mayatnya Dibakar Juragan Rongsokan

Evi Lailitus Saidah (kanan), menunjukkan foto semasa hidup Eko Yuswanto, sepupunya
Evi Lailitus Saidah (kanan), menunjukkan foto semasa hidup Eko Yuswanto, sepupunya

jatimnow.com - EY atau Eko Yuswanto (32), korban pembunuhan yang mayatnya dibakar dan dibuang di Dawarblandong, Mojokerto merupakan juragan rongsokan atau barang bekas.

Eko dan istrinya membuka usaha itu di rumahnya di Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Sepupu korban, Evi Lailitus Saidah mengatakan, sebelumnya Eko berpamitan kepada istri dan keluarga untuk mengambil barang bekas di Mojosari.

"Minggu (12/5/2019) pagi, Mas Eko pamit ambil barang ke Mojosari. Namun, hingga Senin kemarin, tidak kembali ke rumah," kata Evi ditemui di rumah Eko, Selasa (14/5/2019).

Karena Eko tak kunjung pulang, istri Eko kemudian melaporkan kehilangan suaminya ke Polsek Trowulan pada Senin (13/5/2019). Di hari itu pula, mayat Eko ditemukan terbakar sekitar pukul 07.00 Wib oleh pemilik kebun di Dawarblandong.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Laporan dilakukan karena suaminya tidak pulang 24 jam," tambah Evi.

Meski polisi sudah menyebut bahwa mayat terbakar itu bernama EY atau Eko Yuswanto, tapi Evi dan keluarga besarnya berharap bahwa mayat itu bukan Eko Yuswanto.

"Berharap itu bukan Mas Eko. Bila itu benar-benar Mas Eko, jika pelakunya tertangkap, mohon diberi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang sangat keji," pungkasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Evi menyebut, Eko dan Laili, panggilan akrab istrinya itu sudah dikaruniai dua anak perempuan.

Sementara, Laili dan anak-anaknya masih berada di RS Bhayangkara Polda Jatim menjalani tes DNA untuk lebih memastikan kebenaran identitas korban.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.