Jumat, 19 Jun 2026 17:31 WIB

Dua Orang Misterius Diduga Jadi Dalang Tewasnya Wartawan di Surabaya

Foto semasa hidup korban yang beredar
Foto semasa hidup korban yang beredar

jatimnow.com - Pemicu tewasnya Suprayitno, seorang Wartawan di Surabaya masih terus diselidiki polisi. Namun dari beberapa keterangan saksi di lokasi, ada dua orang yang sudah menunggu korban di mulut gang, sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.

Informasi yang didapat jatimnow.com, dua orang itu menggunakan motor Honda Beat dan menunggu korban di Jalan Tanah Merah Gang 1, Kenjeran, Surabaya. Namun tidak berapa lama, keduanya berpindah gang, yaitu Tanah Merah Gang 2 atau tempat wartawan itu tewas disabet celurit.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dari seorang driver ojek online yang kami mintai keterangan, dua orang itu sempat adu mulut atau cek cok dengan korban," kata Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Endri S, Sabtu (11/5/2019).

Adu mulut antara korban dan dua orang tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wib, Jumat (10/5/2019). Dan tidak berselang lama, satu dari dua orang itu menyabetkan senjata tajam jenis celurit yang dibawanya ke arah tubuh korban.

Baca juga: 

Namun, teman pelaku melerai dan mencoba membuang senjata tajam yang dipegang pelaku. Saat itu juga, korban sempat lari menjauh dari pelaku. Pelaku kembali mengambil senjata tajam yang dibuang temannya tadi dan mengejar korban dan kembali membacok korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami masih mengidentifikasi pelakunya. Begitu pula dengan motif para pelaku," ungkap Endri.

Korban Suprayitno adalah pria 53 tahun asal Sidotopo Wetan No 198-B, Kenjeran, Surabaya. Wartawan mingguan ini tinggal bersama Djumaliha (61), istrinya di Tanah Merah Gang 2/22, Kenjeran.

Sebelumnya, beberapa warga menyebut korban tewas akibat kehabisan darah setelah bagian kaki, tangan dan punggungnya dibacok oleh tiga orang pelaku.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Salah satu warga menyebut bahwa korban saat itu sempat menangkis serangan pelaku menggunakan besi jemuran. Korban diserang saat menuju ke rumahnya setelah menjalankan ibadah Salat Tarawih.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.