Kamis, 18 Jun 2026 15:46 WIB

Maaf! PMI Kota Kediri Tidak layani Permintaan Darah dari Luar Kota

Warga melakukan donor darah di PMI Kota Kediri
Warga melakukan donor darah di PMI Kota Kediri

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri, untuk sementara waktu tidak melayani permintaan darah dari luar kota. Sebab stok darah di PMI ini menipis, yang disebabkan berbagai hal.

Salah satu penyebabnya yaitu jumlah pendonor darah di PMI Kota Kediri menurun drastis mulai puasa ramadan lalu. Jika biasanya rata-rata jumlah pendonor sehari mencapai 40 orang, sejak puasa ramadan, hanya 9 pendonor setiap hari.

Baca Juga: IKPI Surabaya Gelar Donor Darah, Sumbang Rp50 Juta untuk PMI

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Kediri, Ira Widyastuti mengatakan, atas menipisnya stok darah itu, PMI Kota Kediri untuk sementara waktu memprioritaskan permintaan darah dari dalam kota Kediri saja.

Ira menambahkan, kondisi seperti saat ini kerap terjadi setiap bulan ramadan. Banyak pendonor yang merasa khawatir kondisi tubuhnya akan turun setelah mendonorkan darahnya sehingga takut puasanya akan batal.

"Padahal dari segi kesehatan tidak ada kaitannya, orang berpuasa boleh mendonorkan darah," ujar Ira, Jumat (10/5/2019).

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Saat ini, stok darah di PMI Kota Kediri menyisakan golongan A, 154 kantong; B, 142 kantong; O, 132 kantong dan AB, 7 kantong. Jumlah itu tentu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kantong darah yang biasanya mencapai 1500 kantong darah perbulannya.

"Untuk daerah di luar kota seperti Tulungagung, Nganjuk dan lainnya untuk sementara kami belum bisa melayani," tambahnya.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Untuk menambah jumlah persediaan darah, PMI Kota Kediri akan menggencarkan kegiatan jemput bola. Mereka akan membuka layanan donor darah di sejumlah tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan menyediakan souvernir khusus bagi masyarakat yang mendonorkan darahnya.

"Kita berupaya untuk menambah stok darah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.