Rabu, 17 Jun 2026 13:30 WIB

Menikah di Dalam Penjara, Tahanan ini Bersujud di Kaki Ayahnya

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 03 Mei 2019 12:36 WIB
Acara ijab kabul tahanan di Mapolres Blitar
Acara ijab kabul tahanan di Mapolres Blitar

jatimnow.com - Seorang tahanan di Blitar nekat melangsungkan pernikahan di balik jeruji besi di lingkungan Mapolres Blitar, Jumat (3/5/2019). Prosesi ijab kabul mendapat penjagaan ketat polisi.

Berada di dalam penjara tak menyurutkan niat Egy Pramono alias Monot (23) untuk menikah. Pria asal Satreyan, Kanigoro, Kabupaten Blitar ini mempersunting kekasihnya Wahyu Dwi Nuryani (19) meski di dalam tahanan.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Monot merupakan tahanan atas kasus penyalahgunaan narkoba yang diringkus Satresnarkoba Polres Blitar Kota pada 19 April 2019 lalu.

"Karena ada musibah ini, maka hanya ijab kabulnya saja dulu," ujar Kakak kandung Monot, Wawan Gianto usai menyaksikan pernikahan adik bungsunya, Jumat (03/05/2019).

Pertemuan keduanya berlangsung setahun lalu. Keduanya lalu berkomitmen ke jenjang yang lebih serius. Keluarga besar Monot asal Lingkungan Satriyan, Kecamatan Kanigoro, berkunjung ke keluarga besar Wahyu, di Desa Ngeni Kecamatan Wonotirto untuk menentukan tanggal pernihakan.

Kabar ditangkapnya Monot memunculkan kekecewaan bagi keluarga Wahyu. Namun nyatanya kekuatan cinta Wahyu mampu mengalahkan keadaan. Ia tetap bersikukuh untuk menikah dengan Monot.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Dengan mahar uang tunai 200.000 rupiah dan duduk beralasan karpet biru di ruang olahraga tahanan, ijab kabul pasangan itu berlangsung sangat sederhana. Meski di dalam penjara, Monot tampak begitu santai. Ia mengucapkan ijab kabul hanya dalam sekali ucap.

Ijab kabul ini diserah terimakan oleh Penghulu dari KUA Kanigoro. Teriakan 'sah' oleh para penghuni tahanan lainnya ikut mengiringi prosesi ijab kabul tersebut.

"Hari baiknya tanggal 3 Mei. Apapun yang terjadi saya tetap menerima keadaan mas Pram," ujar Wahyu sembari mengusap air matanya usai acara ijab kabul.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Begitu dinyatakan sah oleh penghulu, Monot langsung langsung bersujud di kaki ayahnya. Sambil menangis, ayah Monot mencoba membangkitkan anaknya. Keduanya lalu berpelukan. Sedih bercampur bahagia mengiringi suasana saat itu.

"Salah satu tahanan narkoba meminta izin untuk melakukan pernikahan didalam ruang tahanan. Karena memang tanggalnya sudah ditentukan jauh hari sebelumnya. Kami tetap berikan haknya, ini demi kemanusiaan. Semoga pernikahannya langgeng," sambung Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.