Selasa, 16 Jun 2026 00:09 WIB

WhatsApp Komisioner KPU Kota Blitar yang Dihack 'Makan' Korban

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 01 Mei 2019 17:06 WIB
Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Mashudi menunjukkan akun WhatsApp miliknya yang dihack
Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Mashudi menunjukkan akun WhatsApp miliknya yang dihack

jatimnow.com - Akun WhatsApp (WA) milik Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Mashudi yang dihack mulai memakan korban. Sang hacker berhasil menipu tetangga Mashudi dengan meminta sejumlah kiriman uang untuk membayar petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Usut punya usut, korban belum tahu bila WA milik Mashudi itu diretas, sehingga dengan mudahnya korban menuruti permintaan pelaku.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Baca juga:  Hati-hati! WhatsApp Komisioner KPU Kota Blitar Dihack

"Butuhnya 1,5 juta. Sebelum jam sepuluh pasti dibayar 1,8 juta. Yang tiga ratus buat komisi ganti bensin," tulis hacker pada pesan WA yang dikirimkan ke tetangga Mashudi, Selasa (30/4/2019) pukul 07.48 Wib.

Kabar tentang penipuan itu kemudian terdengar oleh Mashudi. Mashudi semakin khawatir, sebab pelaku sepertinya sudah mengetahui posisinya sebagai seorang Komisioner KPU. Untuk mencegah penipuan semakin meluas, ia kemudian melapor ke polisi.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Tetangga saya itu baru tahu kalau saya pasang status soal WA itu dibobol orang dan itu diketahui setelah mentransfer uang. Saya juga bingung, kok dia (pelaku) bisa tau saya anggota KPU," imbuh Mashudi.

Akun WA Mashudi diretas sejak Selasa (30/4/2019) pagi. Peristiwa itu cukup membuatnya khawatir, sebab saat itu ia akan bertugas dalam proses rekapitulasi perolehan suara tingkat KPU Kota Blitar.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Ia juga khawatir jika WA-nya yang telah diretas itu dipakai untuk menebar fitnah Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 termasuk melakukan penipuan.

"Siapapun yang menerima pesan yang mengatasnamakan saya dan meminta sejumlah uang, mohon diabaikan saja," pintanya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.