Minggu, 21 Jun 2026 04:22 WIB

Ini Langkah Gubernur Khofifah Atasi Masalah Sampah Plastik di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah saat Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Rampal, Kota Malang
Gubernur Jawa Timur Khofifah saat Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Rampal, Kota Malang

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mewacanakan pembuatan aturan penggunaan plastik untuk mengurangi bahaya sampah yang mencemari lingkungan.

Menurut Khofifah, dampak sampah plastik saat ini sudah mengkhawatirkan. Bahkan ia menyebut bila beberapa waktu lalu ada jerapah di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang mati, saat dibedah ternyata di dalam badannya terdapat plastik.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

"Ada beberapa upaya terkait regulasi pengurangan sampah plastik. Saya sedang kordinasi dengan Pemprov DKI yang sama-sama masih menggodok Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah)," ujar Khofifah saat Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Rampal, Kota Malang, Selasa (30/4/2019).

Selain Ranperda sampah plastik, Khofifah juga tengah menyiapkan dua langkah lainnya mengurangi sampah plastik di Jawa Timur yakni relawan Jogo Kali dan penggunaan drop box untuk membuang sampah.

"Saya sudah menyiapkan relawan jogo kali. Relawan itu berharap untuk mengurangi sampah plastik di sungai. Sekaligus mengajak masyarakat melakukan sirkulasi penanggulangan sampah plastik yang baik misalnya penggunaan plastik sekali pakai," terangnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

Ia juga mendorong masing - masing daerah menggunakan drop box alias tempat sampah khusus untuk plastik yang tujuannya didaur ulang.

"Kami tadi juga memberikan drop box. Harapannya mereka tidak membuang ke sungai, tapi dibuang ke drop box kemudian ada proses daur ulang yang dilakukan daerah masing-masing. Itu terus kita dorong," lanjutnya.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Mantan Menteri Sosial ini juga meminta ke BPBD dan seluruh stakeholder kebencanaan untuk melakukan edukasi ke masyarakat untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai.

"Kita terus edukasi ke masyarakat untuk jangan menggunakan plastik dalam bentuk apapun sekali pakai. Jadi ibu-ibu yang belanja ke pasar plastiknya, disimpan digunakan lagi besoknya," bebernya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.