Rabu, 17 Jun 2026 13:48 WIB

Mengintip Latihan Rimba Prajurit Marinir di Hutan Banyuwangi

Siswa taruna Marinir saat menjalani pendidikan komando di Banyuwangi
Siswa taruna Marinir saat menjalani pendidikan komando di Banyuwangi

jatimnow.com - Untuk menjadi bintara dan perwira, seluruh siswa taruna Marinir mendapatkan pendidikan komando. Salah satu materinya yakni cara bertahan hidup (survival), baik di hutan belantara (Rimba) maupun laut.

Direktur Pendidikan dan Latihan Kodiklatal, Laksamana Pertama Deni Septiana mengatakan, materi survival ini dinilai penting bagi setiap prajurit. Bagaimana bertahan dengan kemampuan yang dimiliki dan peralatan seadanya.

Baca Juga: Prajurit Yonif 3 Marinir Asah Ketepatan Menembak Malam di Surabaya

"Saya lihat langsung apa yang dilakukan dengan penuh kebanggaan. Bagaimana melaksanakan sea survival termasuk jungle survival, dan termasuk juga bagaimana menangkap binatang buas," katanya saat meninjau pendidikan komando siswa dan taruna marinir di daerah latihan Komando 159 Marinir, Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin (29/4/2019).

Untuk materi jungle survival, kata Deni, para siswa dan taruna marinir dibekali pengetahuan menghadapi hewan buas di hutan dan memasak tanpa menggunakan alat dengan memanfaatkan alam yang dilaluinya.

Mereka juga dibekali ilmu memanfaatkan tumbuhan di hutan sebagai makanan dan minuman. Sehingga mereka dapat bertahan hidup meskipun bekal makanan dan minuman telah habis.

"Ini (sekarang, red) adalah tahap hutan. Semua para prajurit siswa melaksanakan. Ada latihan tembak lorong, tembak reaksi, latihan menangkap hewan liar," jelasnya.

Dalam pendidikan komando ini, terdapat 193 personel. Terdiri dari 19 taruna dan 174 siswa-siswa bintara Dikmaba 37 dan 38. Menurutnya, pendidikan ini harus dijalani semua prajurit marinir.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Mulai tahap dasar komando hingga ke tahap lintas medan, yakni jalan kaki dari Banyuwangi hingga Surabaya.

"Untuk para prajurit siswa Dikmaba akan dilantik menjadi bintara Marinir dan lulusan taruna akan menjadi perwira Marinir. Ini adalah pasukan profesional yang punya kebanggaan tinggi," tegasnya.

Deni Septiana melanjutkan, Pendidikan komando yang harus dilalui siswa dan taruna Marinir ada lima tahap. Pertama, Tahap Laut dengan materi latihan renang sejauh satu kilometer. Kedua, Tahap Dasar Komando yakni siswa harus mampu naik turun tali mountain ring.

Ketiga adalah Tahap Hutan, di tahap ini siswa komando harus mampu melaksanaan perang di hutan dalam kondisi apapun. Keempat, Tahap GLG atau Gerilya Lawan Gerilya.

Baca Juga: Siaga Operasi Militer, Intip Latihan Taktis Yonif 3 Marinir di Sidoarjo

"Pada tahap ini siswa harus dibekali ilmu untuk mengamankan negara," sebutnya.

Yang kelima adalah Tahap Lintas Medan. Setiap siswa dan Taruna Marinir, kata dia, harus berjalan kaki dari Banyuwangi menuju Gunungsari, Surabaya.

"Mereka harus menempuh berbagai medan, mulai gunung, hutan dan perkampungan. Kelima tahap ini dijalani selama 77 hari sejak 17 Maret 2019 lalu," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.