Rabu, 17 Jun 2026 07:26 WIB

Prostitusi Online Artis

Jaksa Sebut Rian Subroto Pemesan Vanessa Angel Tidak Ada di Lumajang

Jaksa Penuntut Umum, Novan Arianto di Pengadilan Negeri Surabaya
Jaksa Penuntut Umum, Novan Arianto di Pengadilan Negeri Surabaya

jatimnow.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah mengeluarkan penetapan agar Rian Subroto, pria yang disebut sebagai pemesan Vanessa Angel dalam prostitusi online artis agar dijemput paksa. Sebab, Rian tidak pernah hadir dan tidak berhasil dihadirkan dalam persidangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Arianto mengaku, Tim JPU kesulitan untuk menghadirkan Rian. Atas dasar itu, Majelis Hakim mengeluarkan penetapan nomor 77 untuk menjemput secara paksa Rian lantaran tidak ada itikad baik terhadap pengadilan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sikap kami tentu saja menerima karena salah satu tugas kami adalah untuk menjelankan ketetapan majelis hakim. Tapi kami jujur selama ini merasa kesulitan untuk mencari saudara RS (Rian Subroto) ini," jelas Novan di PN Surabaya, Senin (29/4/2019).

Novan mengatakan jika ia tetap berpatokan pada Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) yang menyebut bahwa Rian pernah memberikan kesaksian di kepolisian. Jika dilihat dari sebelumnya, sosok Rian beralamat di Perumahan Grand Lumajang No. 29.

Namun surat panggilan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim yang ditujukan ke alamat Rian sesuai BAP tersebut selalu tidak sampai. Bahkan Ketua RT setempat memberikan surat balasan bahwa tidak ada warga setempat atas nama tersebut.

"Tapi kami tetap berkesimpulan karena ada di dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) kalau dia pernah memberikan kesaksian berarti dia ada (bukan fiktif). Kami akan terus bekerjasama dengan kepolisian," lanjut Novan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Novan menjelaskan, saksi memiliki kewajiban untuk datang memberikan keterangannya. Apalagi Rian sendiri merupakan saksi fakta terpenting dari JPU sehingga JPU akan berkoordinasi dengan kepolisian.

"Kalau tidak datang sampai besok, ya majelis hakim minta untuk dibacakan. Tapi kita koordinasi ke kepolisian untuk bisa menghadirkan, karena saksi juga punya kewajiban untuk datang untuk memberikan keterangannya," pungkasnya.

Sementara Kuasa Hukum Mucikari ES, Frangky Desima Waruwu juga mengatakan bahwa Rian seharusnya hadir dalam persidangan para mucikari kasus prostitusi online. Namun karena Rian kembali tidak hadir, sidang akhirnya ditunda. Padahal Rian merupakan saksi fakta terakhir dan terpenting dari JPU.

Baca Juga: Dukungan Mengalir, 69 Tokoh Ajukan Jaminan untuk Komar di PN Surabaya

"Untuk pemeriksaan saksi ditunda karena JPU tidak bisa menghadirkan RS yang mana merupakan pelaku utama dalam kasus ini," ungkap Franky.

Diketahui sebelumnya, sosok Rian Subroto pertama kali diungkap oleh Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sebagai pemesan Vanessa Angel. Rian disebut sebagai pengusaha pasir di Lumajang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.