Jumat, 19 Jun 2026 09:33 WIB

Buruan Berinvestasi di Trenggalek, Syaratnya Mudah Lho

Plt Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin (kanan) dalam Jakarta Marketing Week
Plt Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin (kanan) dalam Jakarta Marketing Week

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mengikuti lelang investasi dalam acara Jakarta Marketing Week. Di Jakarta, Plt Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin atau Cak Ipin memaparkan semua potensi wisata Trenggalek di hadapan puluhan calon investor.

Menurut Cak Ipin, langkah itu merupakan salah satu strategi yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek untuk menarik investor. Cak Ipin juga memberikan penawaran menarik bagi investor terkiat kemudahan berinvestasi di Trenggalek.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Bagi investor yang ingin berinvestasi tidak harus bersusah payah membeli dan mencari tanah. Karena tanah aset pemkab bisa digunakan dengan sistem kerjasama.

"Di Trenggalek, daerah tanah datarnya hanya 30 persen, agak susah jika harus mencari tanah. Untuk itu kami menyediakan," ujar Cak Ipin, Senin (29/4/2019).

Selain itu, Pemkab juga menawarkan pembebasan pajak selama 2 hingga 3 tahun pertama bagi investor. Untuk penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) juga akan dipermudah. Selain itu, pemkab juga membuka peluang investasi tanpa perjanjian bangun guna serah atau Build Operate Transfer (BOT) di lahan milik pemkab.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Begitu investasi masuk, saya pastikan tidak ada gratifikasi atau lainnya, tinggal jalan saja," tuturnya.

Lelang investasi itu mendapat sambutan positif dari sejumlah calon investor. Sebanyak 10 investor akan diundang oleh pemkab untuk melihat kondisi riil Trenggalek, serta daerah yang memungkinkan untuk dibangun.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Adanya pembangunan jalur lintas selatan serta rencana pembangunan bandara di Kediri menjadi salah satu pertimbangan mereka untuk berinvestasi," terangnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.