Senin, 22 Jun 2026 01:48 WIB

Pelaku Mutilasi Penari Sempat Kepergok saat Membakar Pakaian Korban

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 24 Apr 2019 16:01 WIB
Rekonstruksi pembakaran barang bukti pelaku mutilasi peanri di Blitar
Rekonstruksi pembakaran barang bukti pelaku mutilasi peanri di Blitar

jatimnow.com - Pada adegan ke 36 rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi penari asal kediri, pelaku memperagakan pembakaran barang bukti berupa identitas dan pakaian korban, Rabu (24/4/2019). Pembakaran dilakukan di rumah salah satu pelaku Aris Sugianto di Blitar.

Saat membakar pakaian dan barang-barang korban, tersangka Aris sempat dipergoki oleh ibunya. Ketika ditanya, Aris menjawab sedang membakar sampah.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Tersangka ini menghilangkan barang bukti dengan cara membakar. Barang buktinya adalah pakaian korban, KTP, dompet dan tas. Pakaian yang digunakan korban terdapat bercak darah saat pembunuhan," terang Kasubdit Jatanras III Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela, Rabu (24/04/2019).

Tak hanya menghilangkan barang bukti, Aris juga menyimpan barang bukti lain berupa sepeda motor honda Scoopy milik korban di rumahnya. Sepeda motor itu dipakai untuk berlalu-lalang dalam dalam proses mutilasi.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Selain itu, Aris juga mempraktekkan adegan saat dirinya mengambil koper milik ibunya yang dipakai untuk menaruh jasad korban. Itu dilakukan Aris dalam adegan 14.

Koper yang disimpan di dalam rumah itu kemudian dibawa Aris menuju warung sewaannya di Sambi, Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Dengan menggunakan sepeda motor milik korban, koper itu kemudian ditaruh di punggung Aris.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Pantauan di lokasi rumah Aris di Mangunan, Udanawu, Kabupaten Blitar juga dikerumuni warga. Warga penasaran ingin melihat dari dekat berbagai adegan yang dilakukan oleh Aris.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.