Jumat, 19 Jun 2026 09:24 WIB

Kuasa Hukum Pelaku Mutilasi Penari Sebut BAP Kurang Detail

Rekonstruksi pembunuhan mutilasi di Kediri
Rekonstruksi pembunuhan mutilasi di Kediri

jatimnow.com - Tim kuasa hukum menilai proses rekonstruksi kedua pelaku yang membunuh Budi Hartanto, (28) penari asal Mojoroto, Kediri ada adegan yang kurang dijelaskan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Koordinator tim kuasa hukum tersangka, Taufiq Dwi Kusuma menjelaskan salah satu yang kurang jelas atau kurang detail dalam BAP adalah proses peralihan senjata tajam dari tangan korban ke pelaku.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Dalam BAP hanya ditulis pelaku merebut senjata tersebut dari korban. Padahal dalam rekontruksi ini terungkap bahwa korban sempat menyerang pelaku Ajis dengan menggunakan senjata tersebut. Pelaku kemudian menangkisnya dan merebut senjata itu.

"Terdapat luka pada bagian tangan Ajis itu menjadi bukti bahwa pelaku diserang terlebih dahulu," ujarnya, Rabu (24/4/2019).

Adanya proses tersebut menguatkan alasan tim kuasa hukum, bahwa pembunuhan ini tidak direncanakan. Terlebih dalam adegan lain kedua pelaku sempat kebingungan saat mengetahui korban meninggal dunia. Pelaku Aris juga sempat pulang ke rumahnya di Kecamatan Udanawu, Blitar, untuk mengambil koper.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Ini menunjukkan bahwa koper tidak disiapkan di warung, tapi diambil setelah korban meninggal," katanya.

Dalam proses rekontruksi ini adegan paling banyak diperagakan di warung nasi goreng di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kediri yang disewa oleh tersangka Aris. Dari total 38 adegan, sebanyak 34 dilakukan di warung tersebut.

Empat adegan lain diperagakan di sanggar tari milik korban, dua lokasi pembuangan kepala dan jenazah korban, serta di rumah Aris. Rekontruksi ini mendapat pengawalan ketat dari tim Polda Jatim, Polres Kediri, Polres Kediri Kota dan Polres Blitar Kota.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.