Sabtu, 20 Jun 2026 02:18 WIB

Tangis Bocah SD saat Rekonstruksi Pembuangan Mayat Penari di Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 24 Apr 2019 14:19 WIB
Zia menangis saat dihentikan petugas polisi
Zia menangis saat dihentikan petugas polisi

jatimnow.com - Kabar adanya rekonstruksi pembuangan mayat penari asal Kediri di Jembatan Karanggondang, Blitar, menyedot perhatian. Warga berbondong-bondong menuju lokasi rekonstruksi.

Seorang anak usia 11 tahun harus dihentikan petugas saat berkendara di sekitar Jembatan Karanggondang. Bocah yang diketahui bernama Zia itu menangis saat dihentikan petugas lantaran berkendara tidak mengenakan helm serta tidak membawa surat-surat.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Ketika itu, KBO Lantas Polres Blitar Kota, Iptu Nanik Suryana sedang bertugas mengamankan lalu lintas di area rekonstruksi. Saat dihentikan petugas, Zia mengendarai sepeda motor honda beat warna biru berboncengan dengan temannya.

Tangisan bocah yang mengaku duduk di kelas V Sekolah Dasar itu juga memancing perhatian warga. Banyak diantara warga tertawa melihat Zia menangis saat ditanyai petugas.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Setelah kami tanya, ternyata dia (Zia) belajar sepeda motor secara otodidak. Ini harus menjadi perhatian kita semua bahwa anak-anak kita harus diawasi betul. Ini sangat membahayakan," ujar Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Bayu Halim Nugroho, Rabu (24/04/2019).

Polisi lalu mencoba menelepon orang tua Zia melalui nomor di handphone yang dibawa Zia. Karena tak bisa dihubungi, maka polisi mengantarkan Zia dan temannya pulang.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Bayu juga mengajak para orangtua untuk benar-benar mengawasi anak. Ini agar kecelakaan terlebih melibatkan anak dibawah umur bisa dicegah.

"Kami minta orang tua untuk benar-benar mengawasi anak-anak jangan sampai hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Kalau sudah kecelakaan tak bisa diulangi," imbuh Bayu sembari mengelus bocah yang terus menangis tersebut.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.