Minggu, 14 Jun 2026 20:50 WIB

Mengintip Persiapan Rekonstruksi Mutilasi Penari Asal Kediri

Tersangka Aziz saat digelandang Tim Subdit Jatanras Polda Jatim ke lokasi pembuangan kepala korban mutilasi di Kediri beberapa waktu lalu
Tersangka Aziz saat digelandang Tim Subdit Jatanras Polda Jatim ke lokasi pembuangan kepala korban mutilasi di Kediri beberapa waktu lalu

jatimnow.com - Untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP) kasus pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28), penari asal Mojoroto, Kota Kediri, Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim akan melakukan rekonstruksi dengan membawa dua tersangka dalam kasus tersebut.

Bagaimana persiapaan rekonstruksi yang akan digelar Rabu (24/4/2019) di Kediri dan Blitar itu?

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela mengatakan, semua tim gabungan yaitu 34 polisi akan dilibatkan dalam rekonstruksi tersebut. Selain itu, pengamanan juga akan melibatkan anggota berseragam dari tiga polres yaitu Polres Kediri, Kediri Kota dan Blitar Kota.

"Dua tersangka akan diperankan langsung oleh tersangka Aris dan Aziz, sedangkan saksi-saksi lainnya juga akan kami datangkan di lokasi," terang Leonard, Selasa (23/4/2019).

Alumnus AKPOL tahun 2000 ini menambahkan, rekonstruksi akan dilakukan di 6 titik, yaitu ssatu titik di Kota Kediri, tiga titik di Kabupaten Kediri serta dua titik di Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Baca juga:  9 Hari Perjalanan Tim Jatanras Mengungkap Mutilasi Penari Asal Kediri

Leonard merinci, untuk satu titik di Kota Kediri yaitu sanggar tari milik korban. Untuk tiga titik di Kabupaten Kediri yaitu rumah tersangka Aziz Prakoso (23) di Desa/Kecamatan Ringinrejo; warung milik tersangka Aris di Jalan Surya No. 272, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo serta tempat pembuangan kepala korban di Sungai Ploso Kerep, Desa Bleber, Kecamatan Kras.

Sedangkan dua titik di Kabupaten Blitar yaitu di rumah tersangka Aris Sugianto (34) di Desa Mangunan, Kacamatan Udanawu serta lokasi pembuangan tubuh korban dalam koper di bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Rekonstruksi dijadwalkan mulai pukul 08.00 Wib," tambah mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini.

Leonard menyebut, rekonstruksi itu berfungsi untuk mencocokkan keterangan dua tersangka dan saksi-saksi yang sudah tertuang dalam BAP. Selain itu juga untuk mendapatkan fakta baru yang mungkin muncul dalam rekonstruksi sehingga BAP akan menjadi sempurna.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.