Rabu, 10 Jun 2026 22:06 WIB

Kecelakaan KA Sancaka, Perbaikan Rel di Ngawi Rampung

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 08 Apr 2018 14:57 WIB
Proses mencoba rel yang sudah diperbaiki dengan crane
Proses mencoba rel yang sudah diperbaiki dengan crane

jatimnow.com - Proses evakuasi gerbong dan kereta api (KA) Sancaka yang kecelakaan dengan truk trailer dan mobil avanza sudah dinyatakan selesai, Jumat (7/4/2018) malam.

Demikian juga untuk pemasangan rel kereta yang sempat anjlok sepanjang 300 meter juga sudah selesai.

"Evakuasi gerbong dan lokomotif sudah selesai kemarin sekitar pukul 21.30 wib. Perbaikan jalur juga sudah selesai pukul 22.40 WIB," kata DAOP VII PT KAI, Supriyanto kepada jatimnow.com, Minggu (8/4/2018).

Ia mengatakan, setelah selesai pihakny langsung melakukan uji coba perjalanan, dengan cara melewati track dengan crane.

"Untuk perjalanan KA pertama yang melewati jalur tersebut adalah KA Malioboro ekspres jam 01.19 wib. Selanjutnya bergantian KA-KA dari arah barat dan timur melewati jalur tersebut," katanya.

Ia mengaku, memastikan kondisi jalur aman terlebih dahulu sebelum dilalui oleh perjalanan KA, dan akan dipantau setiap waktu. Saat ini, Supriyanto mengklaim jalur sudah bisa dilintasi.

"Jalur sudah bisa dilintasi seperti biasanya. Hanya saja dengan kecepatan terbatas. Dan mungkin ada keterlambatan," tambahnya.

Ia mengatakan, PT KAI minta maaf atas keterlambatannya. Serta jadwal dan jalur yang berubah akibat ada kecelakaan Sancaka di 250+8 masuk Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.

Sebelumnya, kecelakaan Kereta Api (KA) Sancaka di Ngawi dipastikan menewaskan sang masinis. Kecelakaan yang juga mengakibatkan gerbong kereta terlempar keluar rel dan membuat lokomotifnya terguling.

Kecelakaan tersebut berawal dari KA Sancaka yang melaju dari arah barat atau Yogyakarta menuju Ngawi.

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

Saat di lokasi kejadian atau sebelum Stasiun Walikukun, melintas kendaraan truk trailer di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, tepat di perlintasan kereta api tanpa penjagaan.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kereta api akhirnya menabrak truk trailer bermuatan material proyek. Truk trailer terseret beberapa meter dari lokasi kejadian, sedangkan badan KA terguling ke sisi kiri rel kereta api," kata Kasat lantas Polres Ngawi, AKP Rukimin, Jumat (6/4/2018).

Tidak hanya itu, sebuah mobil avanza yang terparkir di area tersebut, juga mengalami kerusakan berat lantaran terkena gerbong kereta yang keluar rel. Beruntung, tidak ada orang dalam mobil tersebut.

Baca Juga: Daop 8 Surabaya Uji Coba Biodiesel B50 di Lokomotif KA Sembrani

Reporter: Mita Kusuma

Baca Juga: Angkutan Barang KAI Daop 8 Surabaya Naik 10 Persen pada Triwulan I 2026

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.