Kamis, 18 Jun 2026 11:07 WIB

Jaga Penghitungan Suara, Anggota Linmas Mojokerto ini Malah Nyuri HP

Pelaku saat dimintai keterangan oleh polisi di pos keamanan Kecamatan Mojosari.
Pelaku saat dimintai keterangan oleh polisi di pos keamanan Kecamatan Mojosari.

jatimnow.com - Oknum petugas Linmas di Mojokerto ditangkap polisi lantaran tertangkap basah mencuri handphone milik wartawan. Peristiwa ini terjadi saat rekapitulasi surat suara di Kecamatan.

Pelaku bernama Sahri Ramadhan, warga Desa Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Sahri mencuri HP milik Nur Djayadi (38) pewarta BBS TV asal Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Saya sedang meliput proses rekapitulasi dengan dua jurnalis lainnya, lalu saya Salat Asar. Hp saya taruh di atas tas yang berisi laptop, dan tiak berpikiran aneh-aneh karena pada saat itu ada dua teman saya yang menunggu untuk bergantian salat," kata Nur Djayadi, Minggu (21/04/2019).

Usai Salat Asar, Nur sadar HP miliknya tidak ada dan langsung menanyakan kepada kedua temannya.

"Saya langsung bertanya pada kedua teman saya, mereka tidak tahu jika HP yang saya taruh di atas tas hilang. Lalu saya tanya ke petugas Linmas karena juga dekat dengan HP, tapi mengaku tidak mengetahui, bahkan sempat adu mulut dengan linmas itu," jelas Nur.

Kanit Reskrim Polsek Mojosari, Ipda Heru Prasetyo membenarkan, kejadian pencurian HP itu terjadi pada Jumat (19/4/2019) sewaktu korban Salat Asar disela meliput rekapitulasi di Kecamatan Mojosari.

"HP korban ditaruh diatas tas dan ditinggal salat di musala yang berada di dalam Kecamatan Mojosari," kata Heru, kepada jatimnow.com diruang kerjanya.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Ia menambahkan, korban meminta bantuan kepada petugas PAM TPS yang bertugas di Kecamatan Mojosari untuk menanyakan ke seseorang yang dicurigai sebagai pelaku.

"Kedua teman korban mencari HP itu dengan cara mendetek lewat GPS, ditelpon mulai hari Jumat. Hari Sabtu, korban meminta tolong kepada petugas polisi yang sedang menjaga rekapitulasi di Kecamatan Mojosari karena melihat titik GPS ada di kecamatan," papar Heru.

Korban memberitahu petugas yang dimintai tolong untuk memanggil pelaku yang sudah dicurigai korban.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Ketika di interogasi, pelaku sempat mengelak dan tidak mau mengeluarkan HP korban. Lalu salah satu teman korban berinisiatif menelepon HP itu, dan HP itu diketahui bergetar dan lampu HP menyala. Seketika itu pelaku mengeluarkan HP milik korban dari saku celana sebelah kiri," jelas Heru.

Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Mojosari untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Pelaku dijerat pasal 364 KUHP," pungkas Ipda Heru.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.