Jumat, 19 Jun 2026 21:40 WIB

Pileg 2019, Empat Partai di Surabaya ini Layangkan Protes ke KPU

Empat partai di Surabaya yang melayangkan protes ke KPU
Empat partai di Surabaya yang melayangkan protes ke KPU

jatimnow.com - Empat partai politik (parpol) di Surabaya tidak terima dengan adanya dugaan suara yang berkurang dalan penghitungan suara pemilihan legislatif (pileg). Empat partai itu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gerindra, PKS dan Hanura.

Ketua PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf mengatakan, dugaan suara berkurang itu dari pemeriksaan para relawan terhadap kesesuaian data di C1 plano dengan data rekapitulasi. Ia mengklaim jika menemukan banyak perbedaan data yang merugikan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Data kami menunjukkan jika 29.1 persen form C1 salah hitung. Lalu ada 7.35 persen form C1 tidak wajar. Salah satu buktinya adalah di TPS 08 Kelurahan Karah misalnya. Di situ jumlah suara sah kami berdasarkan plano harusnya 36, tetapi di rekap hanya ditulis 6," terang Musyafak di Surabaya, Sabtu (20/4/2019).

Dengan temuannya itu, Musyafak mengatakan adanya kecurangan saat proses rekapitulasi di tingkat kecamatan. Data berbeda yang merugikan itu disebut dilakukan secara sengaja oleh beberapa pihak, bahkan dilakukan secara masif.

"Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh advokasi hukum kami, ini punya potensi adanya kecurangan yang masif dan terstruktur. Kenapa? Karena jumlah pengurangannya di masing-masing partai ini besarannya hampir serupa. Ada pula penambahan kepada salah satu parpol tertentu. Jadi ini sistematis," sambung Musyafak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Senada dengan Musyafak, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, BF Sutadi juga menyebut jika ada dugaan kecurangan. Ia telah mengkonsultasikan hal itu kepada tim hukum internalnya.

"Bahkan kajian dari tim hukum kami, ini bisa masuk ke ranah pidana pemilu," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Keempat partai tersebut kemudian meminta KPU menghentikan sementara proses rekapitulasi suara di kecamatan. Padahal, proses rekapitulasi telah berlangsung sejak Jumat (19/4) di beberapa kecamatan di Surabaya.

"Harus dihentikan, buka semua form C1-Plano dan lakukan hitung ulang agar tidak muncul dugaan yang tidak-tidak," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.