Minggu, 21 Jun 2026 04:21 WIB

Melihat Peran PDI Perjuangan Jatim dalam Pemenangan Jokowi-Ma'ruf

Para pengurus PDI Perjuangan Jatim saat rapat koordinasi pemenangan
Para pengurus PDI Perjuangan Jatim saat rapat koordinasi pemenangan

jatimnow.com - PDI Perjuangan (PDIP) tercatat sebagai partai dengan dukungan tersolid kepada pasangan Capres dan Cawapresnya (Jokowi-KH Maruf Amin). Ini berdasar pada hasil exit poll sejumlah lembaga survei.

Hasil exit poll Litbang Kompas menyebut 90,5 persen pemilih PDI Perjuangan juga memilih Jokowi. Angka tersebut merupakan yang tertinggi dibanding partai koalisi lainnya, yang berada maksimal di kisaran 72 persen.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Menganggapli hal ini, Ketua PDIP Jatim, Kusnadi, berterima kasih kepada seluruh pemilih dan kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut yang dianggap solid memenangkan Jokowi.

"Bagi kami di PDIP, politik dibangun atas dasar suara rakyat. Maka program partai dan program Pak Jokowi adalah cerminan suara rakyat. Sehingga dengan komitmen tersebut, pemilih PDIP melihat ada konsistensi. Itu yang menjadi salah satu penyebab mengapa dukungan PDIP ke Pak Jokowi bulat dan mengkristal. Tidak tengok kanan-kiri," ujarnya di Surabaya, Jumat (19/4/2019).

"Soliditas PDIP itu sudah terekam dalam berbagai survei sebelumnya. Kami konsisten," imbuh Kusnadi.

Baca Juga: Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya, Said Abdullah Beri Pesan

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu menambahkan, soliditas dukungan pemilih PDIP yang sangat tinggi kepada Jokowi juga merupakan buah dari strategi menjadikan Pilpres dan pemilu legislatif dalam satu tarikan nafas.

Bahkan, di daerah yang bukan merupakan kantong pendukung Jokowi, para caleg PDIP pun terus bergerak menggalang suara.

"PDIP berani terus bergerak untuk Pak Jokowi meski bukan di wilayah basis pendukung, karena bagi kami, politik itu bukan soal menang atau kalah, tapi perjuangan menawarkan dan menjalankan gagasan pro-rakyat yang ada pada program partai dan program Pak Jokowi. Hasilnya, ternyata masyarakat sangat obyektif, Pak Jokowi menang, dan PDIP juga tercatat yang tertinggi dalam pemilu tahun ini," paparnya.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari menambahkan, di berbagai daerah di Jawa Timur, para kader dan simpatisan PDIP bergerak terus memenangkan Jokowi bahkan pada basis-basis PDIP pun semuanya berhasil membuat Jokowi menang telak, seperti Surabaya, Malang Raya, Ngawi, Banyuwangi, Blitar dan Tulungagung.

"Sekali lagi terima kasih para kader, para pemilih, para pendukung PDIP. 17 April kemarin bukanlah akhir dari perjuangan kita, tapi justru awal dari perjuangan untuk memperkuat program-program prorakyat dalam pemerintahan Pak Jokowi hingga lima tahun mendatang," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.