Rabu, 17 Jun 2026 00:00 WIB

Lukai Petugas TPS di Blitar, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 18 Apr 2019 14:28 WIB
Pelaku penyerangan anggota KPPS menyerahkan diri ke polisi
Pelaku penyerangan anggota KPPS menyerahkan diri ke polisi

jatimnow.com - Yuan Amin, pelaku penyerangan anggota KPPS di TPS 16, Sukorejo, Kota Blitar menyerahkan diri ke polisi.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui Yuan mengaku tidak sengaja melukai korban. Senjata tajam yang dibawanya dipakai hanya untuk menakut-nakuti korban.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Pelaku dari jauh mengatakan 'lak wani reneo' kepada petugas KPPS di bagian tinta. Kemudian diamankan oleh Linmas. Kemudian terjadi dorong-dorongan antara korban dan pelaku yang mengakibatkan luka di dagu korban," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Tolak Celupkan Jari ke Tinta, Pemilih di Blitar Lukai Petugas TPS

Adewira membenarkan jika insiden ini berawal ketika pelaku lupa mencelupkan jarinya ke tinta usai mencoblos. Kemudian oleh korban, pelaku diingatkan dengan nada cukup tinggi.

Petugas Linmas yang ada di lokasi juga membawa pelaku untuk mencelupkan jarinya ke tinta. Saking kesalnya, pelaku bahkan memasukkan dua jarinya ke dalam wadah tinta yang membuat tinta nyaris tumpah lalu pelaku pulang ke rumah.

Satu jam setelahnya, pelaku kemudian kembali sambil membawa sajam berupa parang. Paska insiden itu, pelaku kemudian melarikan diri sementara korban Luki Setyawan masih menyelesaikan tugasnya sebagai petugas KPPS.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Motifnya masih kita pelajari lagi. Namun yang pasti kita jerat dengan (pasal) 351 KUHP," ujar Adewira.

Setelah kabur, pelaku kemudian menyerahkan diri ke polisi. Sementara dari keterangan Yuan, motif keributan itu karena ia kesal dibentak korban. Selain itu juga sebelumnya ada masalah pekerjaan antara pelaku dan korban yang notabene tukang parkir.

"Ya karena ada masalah pekerjaan," kata Yuan kepada polisi di depan awak media.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.