Minggu, 21 Jun 2026 06:51 WIB

Bebas dari Pasung, Penderita Gangguan Jiwa ini Akhirnya Mencoblos

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 17 Apr 2019 10:52 WIB
Wahyudiono menunjukkan jarinya yang bertinta usai mencoblos di TPS 008 Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar
Wahyudiono menunjukkan jarinya yang bertinta usai mencoblos di TPS 008 Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar

jatimnow.com - Wahyudiono, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ini sukses menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019. Pria 44 tahun warga Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ini akhirnya mencoblos di TPS 008 kelurahan setempat ditemani ayahnya.

"Wahyu ini sudah dua puluh tahun menderita gangguan jiwa. Dulu pernah dipasung. Lima tahunan ini baru dilepas," kata Sutaji, Ayah Wahyudiono usai mencoblos.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Wahyu dibebaskan dari pasung oleh keluarganya pada tahun 2014 lalu. Ketika itu, Wahyu dibebaskan oleh Pemerintah Kota Blitar dengan petugas terkait lainnya. Bahkan saat mencoblos, Wahyu terlihat tenang dan sama sekali tidak berontak.

Dari pantauan, Wahyu juga tidak ragu menunjukkan tinta di kelingkingnya saat diminta oleh awak media. Kata Sutaji, Wahyu juga sering mengikuti sosialisasi soal pemilu yang dilakukan KPU.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Ia sering ikut sosialisasi di kecamatan," tambah Sutaji.

Di Kecamatan Kepanjenkidul, tercatat ada 68 pemilih disabilitas. Dari jumlah itu, 38 di antaranya merupakan pemilih gangguan jiwa termasuk Wahyudiono. Sejak dibebaskan dari Pasung, Wahyu tercatat baru pertama kali ini mencoblos.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Selain didampingi ayahnya, Wahyudiono juga didampingi oleh petugas dari lembaga sosial untuk kelancarannya dalam mencoblos.

"Setiap bulan kami juga dampingi ikut Posyandu Jiwa. ODGJ itu yang tenang dan bisa diajak ngobrol. Sebelum ini dia juga ikut sosialisasi pemilu," sambung Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kepanjenkidul, Hartutik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.