Senin, 22 Jun 2026 14:25 WIB

Ini Perjuangan Ibu Bocah SD yang Habiskan Rp 12 Juta untuk Game Online

Ririn Ike Wulandari (37), ibu dari bocah SD yang menghabiskan hampir 12 juta rupiah untuk game online
Ririn Ike Wulandari (37), ibu dari bocah SD yang menghabiskan hampir 12 juta rupiah untuk game online

jatimnow.com - Orangtua bocah SD di Kediri yang menghabiskan hampir 12 juta rupiah untuk game online berupaya untuk meminta keringanan pembayaran serta pembatalan pembelian.

Ririn Ike Wulandari (37), warga kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri terus berusaha untuk membatalkan pembayaran game online yang menyebabkan tagihan pulsa kartu pasca bayarnya membengkak.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Ibu rumah tangga ini kaget karena tagihan pulsa kartu pasca bayar milik suaminya menembus hingga Rp 11.994.000. Tagihan ini diperuntukan pembelian tiga game online oleh anaknya yang masih duduk di bangku SD.

Saat dikonfirmasi Ririn mengaku sudah mendapat keringanan dari pihak provider untuk membayar tagihan tersebut.

Provider memberikan opsi pencicilan, dengan syarat harus melunasi pembayaran minimal setengahnya. Meskipun begitu Ririn tetap berusaha mendapatkan pengurangan biaya lagi dengan cara membatalkan pembelian tersebut.

Baca juga: Lolos Pengawasan, Bocah SD ini Habiskan Rp 12 Juta untuk Game Online

Baca Juga: Munas-Konbes NU Dibuka Malam Ini, Presiden Prabowo Hadir Saat Penutupan

"Sesuai peraturan kita punya waktu hingga 90 hari untuk membatalkan dan melakukan proses refund," ujarnya, Selasa (16/04/2019).

Dari berbagai masukan yang diterimanya, Ririn mencoba menghubungi pihak pengembang game online tersebut melalui saluran kontak pengembang. Ririn kemudian berupaya membatalkan pembelian tersebut melalui history transaksi yang ada. Hasilnya Ririn berhasil membatalkan transaksi sebesar Rp 1.197.000.

"Ini masih terus proses dan menunggu refund dari pihak pengembang," tuturnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Terdapat tiga jenis game online yang dibeli anaknya tersebut yakni Free Fire, Minecraft dan Mobile Legend.

Proses pembatalan pembelian ini tidak semudah yang dibayangkan. Ririn harus bisa menunjukkan bukti transaksi yang dilampirkan melalui email. Nantinya pihak pengembang akan memberikan balasan email tersebut apakah bisa dibatalkan atau tidak.

"Saya masih punya batas waktu hingga tanggal 20 April ini untuk mengurusnya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.