Kamis, 11 Jun 2026 12:07 WIB

101 Pelajar di Surabaya Terjerat Kasus Pil Koplo Selama 2017

  • Penulis :
  • | Sabtu, 07 Apr 2018 12:15 WIB
Ilustrasi pil koplo.
Ilustrasi pil koplo.

jatimnow.com - Peredaran pil koplo terus menggempur para pelajar di Surabaya. Jumlah pelajar yang menjadi korban peredaran barang terlarang itupun terus meningkat.

Berdasar data yang dimiliki oleh BNNK Surabaya, terdapat 84 pelajar Surabaya pengkonsumsi pil koplo selama kurun waktu 2016. Angka ini terus meningkat pada 2017.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pada 2017, tercatat 101 pelajar dengan rincian 4 pelajar SD, 63 pelajar SMP dan 34 pelajar SMA yang terjerat kasus narkoba.

"Kebanyakan yang dikonsumsi oleh pelajar adalah pil koplo berbagai jenis dan narkoba jenis sabu-sabu," ungkap Kepala BNNK Surabaya, AKBP Suparti, Sabtu (7/4/2018).

Berdasarkan data tersebut, BNNK Surabaya sendiri punya analisi terkait para pelajar yang mengenal narkoba. Informasi yang berhasil dihimpun BNNK, para pelajar pemadat ini, kebanyakan adalah pengguna pemula.

"Awalnya karena anak-anak pengin tahu. Ada yang mengenalkan pil koplo maupun narkoba, lalu mereka coba-coba," imbuh mantan Kassubaghumas Polrestabes Surabaya itu.

Biasanya pelajar yang menggunakan narkoba, disebabkan karena buruknya lingkungan pergaulan di luar sekolah. Mereka mengkonsumsi pil koplo maupun narkoba di dekat tempat tinggalnya.

"Mereka punya komunitas di luar sekolah. Pakainya kebanyakan di kampungnya, lalu ketahuan saat kami menggelar tes urine di sekolah," tambah Suparti.

Terkait tes urine sendiri, BNNK Surabaya selalu berkordinasi dengan Pemkot. Setiap seminggu sekali, mereka rutin menyambangi sekolah-sekolah secara acak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selama menjalankan tes urine tersebut, sekolah-sekolah yang ada di kawasan Surabaya Utara menjadi penyumbang terbanyak, pelajar yang terjerat pil koplo maupun narkoba.

Berkaca pada data itu, BNNK Surabaya berharap agar semua pihak bekerja sama. Termasuk para orang tua dan masyarakat.

Sebab para orang tua para pelajar yang tersandung pil koplo dan narkoba ini terlambat mendeteksi pergaulan anaknya.

"Justru disayangkan saat kesusahan ekonomi, anak-anaknya malah terjerembab di dunia narkoba. Solusinya adalah perhatian. Tidak hanya orang tua kandung sendiri, tapi semua masyarakat. Semua harus jadi orang tua untuk anak-anak," tegas Suparti.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Suparti menegaskan, pada tahun 2018 ini, pihaknya terus meningkatkan sosialisasi terhadap pelajar di sejumlah sekolah di Surabaya.

Upaya itu dilakukan untuk menekan angka pelajar yang terjebak dalam pusaran pil koplo maupun narkoba.

"Saat ini, kami juga tengah fokus mengawasi peredaran vapor yang bisa membuat para pelajar kecanduan. Kami sangat prihatin dan khawatir atas temuan itu. Selain itu, peredaran pil koplo dan narkoba juga tetap kami pantau dan tindak," tutup Suparti.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.