Sabtu, 20 Jun 2026 12:30 WIB

Demo di Polda Jatim, HMI Tuntut Polisi Selesaikan Kasus Novel Baswedan

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Jatim menggelar demo di depan Mapolda Jatim
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Jatim menggelar demo di depan Mapolda Jatim

jatimnow.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi di depan Mapolda Jatim, Senin (15/4/2019). Mereka menuntut kepolisian agar segera menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Dalam aksinya, mereka membentangkan berbagai poster seperti bertuliskan "Selamat ulang tahun ke-2 kasus Novel Baswedan, 'Hukum di tiduri atau tertidur', 'Stop pencabulan hukum', 'Rip aparat/Polri', 'Malu sama pangkat', 'Kami bersama Novel Baswedan'.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Massa yang merangsek masuk ke Mapolda Jatim akhirnya terlibat gesekan dengan sejumlah polisi yang berjaga. Sebab pintu gerbang Mapolda Jatim ditutup.

Ketua Umum Badko HMI Jatim Yogi Pratama mengatakan, aksi itu sebagai bentuk kekecewaan HMI lantaran polisi tak kunjung mengungkap pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan.

"Dua tahun sudah kasus ini ditangani oleh kepolisian, tapi hingga saat ini, kepolisian masih belum bisa menyelesaikan," kata Yogi.

Yogi juga mengaku jika HMI Jatim telah melakukan kajian dengan mendatangkan langsung anggota Ombudsman RI pada hari, Jumat (12/4/2019) malam lalu. Hasilanya, ditemukan empat kejanggalan dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Yang pertama, terjadinya mal administrasi dalam penyelidikan. Kedua, pihak kepolisian tidak melakukan olah TKP. Ketiga, barang bukti banyak. Empat, surat perintah penyidikan dan penyelidikan yang tidak memiliki batas waktu," beber dia.

Dari empat temuan itu, HMI akhirnya mengambil sikap tegas dengan melakukan aksi unjuk rasa untuk memberikan peringatan kepada kepolisian.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Jadi maksud kami ke Polda Jatim, polda harus mendukung gerakan moral kami dengan menandatangani pakta integritas yang sudah kami buat sehingga nanti bisa fax kepada Kapolri," ujar Yogi.

HMI, lanjut Yogi, akan menunggu tindaklanjut kepolisian dalam kasus tersebut hingga dua bulan.

"HMI Jatim meminta kepada Polri, dalam kurun waktu dua bulan harus segera menuntaskan kasus ini. Kalaupun tidak, nanti Kapolri harus melakukan konferensi pers untuk mengatakan bahwa dirinya ini tidak bisa menyelesaikan kasus Novel Baswedan dan pada saat itu, dirinya harus menyatakan mengundurkan diri dari Kapolri," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.