Kamis, 11 Jun 2026 16:00 WIB

Sasaran Mahasiswa, Polisi Semakin Gencar Kampanyekan Anti Hoax

Kapolrestabes Surabaya mendeklarasikan anti hoax di Kampus Petra
Kapolrestabes Surabaya mendeklarasikan anti hoax di Kampus Petra

jatimnow.com- Belakangan, informasi yang kurang benar dan tidak bisa dipertanggung jawabkan sering bertebaran di media sosial. Tak heran, jika pihak kepolisian juga turut gencar untuk mendekati para pengguna aktif media sosial.

Seperti halnya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan yang gemar turun ke lapangan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat, begitu pula saat mendekati para mahasiswa di Universitas Petra Surabaya. 

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Pada kesempatan itu, Kapolrestabes Surabaya juga mendeklarasikan anti hoax bersama para ratusan peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa dan akademisi kampus setempat. 

Ia menyampaikan, informasi itu merupakan sebuah kebutuhan, tapi jika kurang cerdas dan bijak dalam menggunakannya, bisa mengancam diri sendiri, diantaranya bisa terjerat hukum.

"Saat ini, semua kebutuhan termasuk informasi semudah menggerakkan tangan di layar gadget, sehingga jika tangan terutama jempol jika tidak dikontrol, membawa dampak tersendiri, entah itu negatif ataupun positif," tutur Kombes Pol Rudi Setiawan di Universitas Petra Surabaya, Jumat (6/4/2018).

Saat menjadi pembicara dalam seminar bertema "Hoax Boster : Cerdas Mengelola Dan Meneruskan Informasi", ia menyatakan sasaran empuk dari penebar berita hoax adalah para pengguna aktif medsos.

Oleh karena itu, ia menghimbau agar mereka selalu bijak ketika menerima segala informasi dari media sosial.

"Hendaknya jika menerima informasi terutama dari sumber yang diragukan, kita harus cerdas dan bijak. Intinya tidak mudah menerima dan menshare berita," ujar Kombes Pol Rudi Setiawan.

Untuk mengantisipasi pemberitaan hoax, pihak kepolisian meminta warganet untuk selalu mengedepankan kroscek terlebih dahulu.

"Jadilah generasi anti hoax. Lihat beritanya tentang apa, lalu dikroscek. Jika merasa intu benar dan bermanfaat bisa langsung dibagi kepada yang lainnya," tambah Rudi.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Sementara itu, dalam menjaga kondusifitas agar para masyarakat tidak termakan oleh berita hoax, Polrestabes Surabaya selalu gencar berpatroli cyber.

"Jika di dunia maya, patroli kita itu menjaring akun-akun penyebar hoax, sara dan ujaran kebencian yang terekam pihak sistem canggih yang kami miliki," tuturnya.

Dalam menyaring informasi tersebut, pihaknya juga bekerjasama dengan para pakar dari kampus-kampus yang ada di Surabaya. Seperti pakar bahasa dan pakar komunikasi untuk menelusuri postingan hoax dan sejenisnya.

"Kita berkoordinasi dengan beberapa ahli bahasa, Ahli komunikasi. Kita tidak pernah lepas bekerja sama dengan ahli mengidentifikasi seseorang," tambahnya.

Ia menjelaskan, jika menyebarkan informasi hoax dapat dijerat dengan hukum sesuai Undang-Undang ITE. Karena sebuah permasalahan hukum harus dipertanggung jawabkan.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Di internet itu sudah ada jejaknya. Kalau main hoax terdeteksi, adik-adik melakukan akan ada jejaknya. Jangan dikira tidak bisa kita lacak dan sudah ada undang-undangnya," ujar Rudi Setiawan.

 

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.