Wanita Tewas Bersimbah Darah, Polisi: Dugaan Terkuat Bunuh Diri
- Penulis : Mita Kusuma
- | Rabu, 10 Apr 2019 16:54 WIB
jatimnow.com - Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant angkat bicara terkait dugaan penyebab Sulami, wanita 38 tahun asal Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo yang ditemukan tewas bersimbah darah di teras rumahnya.
"Dugaan terkuat sampai saat ini bunuh diri. Tapi, tetap kita lakukan penyelidikan lebih lanjut," jelas Radiant, Rabu (10/4/2019).
Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor
Ia menjelaskan, dugaan bunuh diri mencuat setelah Satreskrim Polres Ponorogo mengantongi hasil identifikasi Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri atas luka pada perut korban.
"Luka pada perut korban, dari analisa awal bukan dilakukan orang lain," beber Alumnus AKPOL tahun 1998 ini.
Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap
Perwira Polisi asal Makassar ini menambahkan, hasil analisa bunuh diri juga diperkuat keterangan keluarga, bahwa korban sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak dua kali dengan menyayat tangan dan lehernya.
"Dua kali mencoba bunuh diri. Nah itu kan juga bisa menjadi kunci. Tetap tetap kita selediki," ungkap Radiant.
Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai
Sulami ditemukan bersimbah darah di teras rumahnya pada Selasa (9/4/2019) dinihari. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan sebagai alat untuk menusuk perut korban. Selain itu, ditemukan uang berceceran di kamar korban.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-14588-wanita-tewas-bersimbah-darah-polisi-dugaan-terkuat-bunuh-diri