Jumat, 19 Jun 2026 23:36 WIB

Dari Ngawi, Jokowi Ajak Seluruh Pendukungnya Waspadai Isu Hoaks

Capres Nomor Urut 01 Jokowi saat menyapa ribuan pendukungnya di GOR Bung Hatta, Kabupaten Ngawi
Capres Nomor Urut 01 Jokowi saat menyapa ribuan pendukungnya di GOR Bung Hatta, Kabupaten Ngawi

jatimnow.com - Selain menjelaskan manfaat tiga kartu sakti, kepada ribuan simpatisan atau pendukungnya di Ngawi, Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) juga mengingatkan kepada para pendukungnya untuk waspada isu hoaks.

"Tinggal dua pekan lagi. Akan banyak sekali isu, gambar bohong, hoaks yang bertebaran di media sosial maupun di masyarakat," kata Jokowi di GOR Bung Hatta Ngawi, Selasa (2/4/2019) malam.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jokowi menyebut di Jawa Timur mungkin belum terlalu ada, tapi di provinsi lain sudah mulai bertebaran.

Contoh hoaks tersebut, lanjut Jokowi, yaitu jika dirinya dan KH Ma'ruf Amin terpilih, akan ada larangan adzan.

"Logikanya loh di mana. Masak adzan dilarang," jelasnya.

Baca juga:  Sapa Ribuan Simpatisan di Ngawi, Jokowi Jelaskan Manfaat 3 Kartu Sakti

Belum lagi isu pelajaran pendidikan agama yang akan dihapus jika Jokowi-Ma'ruf Amin terpilih. Begitu pula isu pelegalan pernikahan sejenis dan perzinahan.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Itu hoaks-hoaks yang mulai bertebaran. Dan itu perlu saya sampaikan sekarang, agar tidak percaya," terang Jokowi.

Jokowi merasa harus menyampaikan karena menurut survei yang didapatnya, 9 juta orang percaya dengan hoaks-hoaks seperti itu, sehingga dirinya harus meluruskan.

"Harus saya jawab. Dan saya harap bapak ibu juga ikut meluruskan. Indonesia itu muslim terbesar, sehingga harusnya tidak percaya hoaks," tegasnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta semua pendukungnya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019, mengajak keluarga, para tetangga, kawan-kawan untuk menggunakan hak pilihnya.

"Memakai baju warna putih. Yang mau dicoblos baju putih. Saya atau KH Ma'aruf Amin. Pilih kami," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.