Jumat, 12 Jun 2026 00:30 WIB

Ini Kerakusan Pencuri di Ponorogo yang Didor

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari rumah pencuri di Ponorogo
Sejumlah barang bukti yang diamankan dari rumah pencuri di Ponorogo

jatimnow.com - Setelah memeriksa intensif Ulumatul Mario Jefry Irawan, polisi mendapati banyak fakta lain terkait pencurian yang dilakukan pemuda 19 tahun itu. Ternyata warga Desa Bangsalan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo tersebut merupakan pencuri yang rakus.

Kapolsek Sambit, AKP Darmana mengungkap, pencuri yang ditembak kakinya oleh timnya tersebut sudah beraksi sekitar satu tahun terakhir. Dari pengakuannya, Mario mencuri apa saja yang bisa diambil dan dibawanya kabur.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Jadi, apa saja yang dilihatnya di rumah korban, semua dicuri. Tidak hanya laptop, sepeda motor, handphone, tapi sepatu yang harganya tidak sampai Rp 100 ribu pun dia curi," kata Darmana, Senin (1/4/2019).

Dan setelah berhasil mencuri, Mario tidak langsung menjual barang-barang yang dicurinya itu ke penadah, melainkan menyimpannya di dalam rumah.

Hal itu didapati ketika Tim Unit Reskrim Polsek Sambit mengeler Mario ke rumahnya untuk mendapatkan barang bukti pencurian. Dari penggeledahan di rumahnya, didapati 3 laptop, beberapa handphone berbagai merk, onderdil sepeda angin hingga sepatu.

Baca juga:  Berusaha Kabur, Pencuri di Ponorogo Didor

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

"Termasuk ada beberapa rokok yang disimpan di lemari. Itu juga hasil membobol toko di sekitaran Kecamatan Sambit juga," beber Darmana.

Ia menjelaskan, pelaku juga mengaku sering membobol kotak amal, salah satunya yaitu kotak amal milik SMPN 2 Sambit.

"Semua uang dari hasilnya mencuri, dipakai berfoya-foya," tegas Darmana.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Mario mengaku pertama kali mencuri sejak dirinya di-dropout oleh sekolahnya. Ia juga mengaku belajar mencuri secara otodidak.

Mario ditangkap di dalam bus di Terminal Seloaji ketika hendak kabur ke Kota Surabaya. Dia diburu Unit Reskrim Polsek Sambit setelah menerima laporan sejumlah korban pencurian. Dia terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.