Selasa, 16 Jun 2026 22:13 WIB

Pelaku Pembobolan Brankas di SMK Pungging Mojokerto Diduga Tiga Orang

Sejumlah polisi melakukan identifikasi di SMK Pungging Mojokerto
Sejumlah polisi melakukan identifikasi di SMK Pungging Mojokerto

jatimnow.com - Polisi melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus pembobolan dua brankas milik SMK Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (28/3/2019). Hasil sementara, para pelaku masuk ke dalam tempat penyimpanan brankas dengan menjebol jendela.

"Pelaku kami duga masuk ke ruang tata usaha dengan menjebol teralis besi jendela. Kemudian mencongkel brankas menggunakan linggis," kata Kanit Reskrim Polsek Pungging, Aiptu Umar Supandi.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Dari hasil identifikasi sementara, diduga brankas itu dibobol oleh tiga orang.

"Pelaku diperkirakan tiga orang, setelah berhasil, mereka pergi ke arah jalan raya," tambah Supandi.

Baca juga:  Brankas Milik SMK Pungging Mojokerto Dibobol, Uang Rp 500 Juta Amblas

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Pelaku masuk ke ruang dan mengambil uang hanya dalam waktu 30 menit. Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan," sambungnya.

Pembobolan brankas itu diketahui pertama kali oleh bendahara sekolah Sulikiyah pada Kamis (28/3/2019) sekitar pukul 07.15 Wib ketika akan masuk ke ruangan tata usaha.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

Dia melihat ruang tata usaha berantakan dan dua brankas dalam keadaan rusak. Setelah dicek bersama kepala sekolah serta guru yang lain, uang Rp 500 juta yang ada di dalam dua brankas itu amblas dengan rincian satu brankas berisi Rp 100 juta dan satu brankas lagi berisi Rp 400 juta.

Kejadian yang bersamaan dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) itu menggemparkan guru dan siswa di SMK itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.