Selasa, 16 Jun 2026 20:39 WIB

Dugaan Praktik Aborsi Mantan Bidan, Polisi Sita Alat Kesehatan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 27 Mar 2019 11:41 WIB
Polisi melakukan identifikasi di rumah mantan bidan yang diduga buka praktik aborsi di Kota Blitar
Polisi melakukan identifikasi di rumah mantan bidan yang diduga buka praktik aborsi di Kota Blitar

jatimnow.com - Selain menyelidiki dugaan praktik aborsi yang dilakukan mantan bidan N (80), polisi juga menyita sejumlah alat kesehatan yang diduga menjadi penunjang praktik terlarang tersebut dari rumah N.

"Kami menyita alat-alat kesehatan itu di sebuah ruangan di rumah N," kata Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Rabu (27/03/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Dari hasil pemeriksaan sementara, Heri dan anggotanya mendapat pengakuan bahwa N diduga sudah membuka praktik aborsi itu sejak pensiun sebagai bidan. N mengaku sudah pensiun sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sekitar 23 tahun.

"Terduga N memang mengakui berkali-kali sering aborsi. Tapi dia tidak mengetahui siapa korbannya," beber Heri.

Baca juga:  Mantan Bidan di Blitar Diperiksa Polisi Diduga Buka Praktik Aborsi

Heri menyebut, dugaan praktik aborsi yang dilakukan N itu terbongkar setelah dirinya dan anggotanya mendapat informasi dan melakukan penggerebekan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Saat menggerebek rumah N, didapati seorang wanita berumur 21 tahun yang tengah mengandung janin berumur empat minggu. Setelah dibawa ke RSUD Mardi Waluyo, janin dalam perutnya masih belum digugurkan.

Sementara informasi yang dihimpun jatimnow.com, N sudah terkenal sejak lama menjalankan praktik aborsi tersebut.

"Ya memang terkenal. Informasinya menyebar dari mulut ke mulut," ungkap Heri.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Menurut Heri, setelah pemeriksaan saksi-saksi, terduga serta sejumlah barang bukti, penyidik akan menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

"Terlapor akan segera kita panggil kembali," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.