Selasa, 16 Jun 2026 23:41 WIB

Polisi Tertabrak Mobil saat Simulasi Pengamanan Pemilu di Kota Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 22 Mar 2019 16:07 WIB
Insiden polisi tertabrak mobil saat simulasi pengamanan Pemilu di Alun-alun Kota Blitar
Insiden polisi tertabrak mobil saat simulasi pengamanan Pemilu di Alun-alun Kota Blitar

jatimnow.com - Insiden polisi tertabrak mobil terjadi saat simulasi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang digelar di Alun-alun Kota. Insiden itu terjadi saat peragakan skenario pengamanan ketika polisi meringkus seorang penjahat yang mengganggu tempat pemungutan sementara (TPS).

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi, Jumat (22/3/2019), ketika itu datang sebuah mobil operasional polisi yaitu Toyota Lancer Evolution melaju cukup cepat karena hendak membawa penjahat yang sudah diamankan. Mobil polisi itu melaju di atas rumput alun-alun Kota Blitar tersebut.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Saat mendekati titik diamankannya penjahat tadi, mobil polisi itu bukannya berhenti, tapi justru menabrak dua orang anggota polisi yang saat itu memerankan aksinya. Tak pelak, dua anggota itu tertabrak hingga sejumlah peserta lainnya berlarian mengevakuasi dua anggota itu.

"Itu nggakpapa. Cuma karena berhentinya nggak pas. Personil sudah mengerem, tapi rumputnya basah sehingga licin di ban," terang KabagOps Polres Blitar Kota, Kompol Hari Sutrisno, Jumat (22/03/2019).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Dua anggota polisi yang berperan sebagai petugas keamanan dan penjahat dalam simulasi itu sempat bangkit usai ditabrak dan langsung ditolong anggota lainnya. Setelah itu, simulasi dilanjutkan.

"Nggakpapa, tidak menimbulkan luka kok. Setelah itu simulasi yang kedua, saya yang nyetir dan tidak terjadi masalah. Anggota yang tertabrak juga sehat-sehat saja," ungkap Hari.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Mantan Kasat Sabhara Polres Blitar itu menambahkan, untuk pengamanan pemilu, ada 9 kecamatan menjadi fokus pengawasan. Pengamanan akan dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Linmas dan lembaga kemasyarakatan lainnya.

"Semua daerah diberlakukan sama. Tidak ada daerah atau wilayah yang masuk kategori rawan. Baik di 3 Kecamatan di Kota dan 6 Kecamatan di Kabupaten semuanya sama, tidak ada perlakuan khusus," pungkas Hari.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.