Selasa, 16 Jun 2026 19:30 WIB

Ini Solusi Pemkab Banyuwangi Atasi Kemacetan di Jalur Gumitir

Jalan Lintas Saya (JLS) di Banyuwangi/ Foto: Irul Hamdani
Jalan Lintas Saya (JLS) di Banyuwangi/ Foto: Irul Hamdani

jatimnow.com - Jalur Gumitir perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Jember, rawan terjadi kemacetan. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, punya solusinya.

"Jalan Lintas Selatan (JLS) harus segera jadi," cetus (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Ali Ruchie, saat dimintai komentar  jatimnow.com, terkait jalur Gumitir, Jumat (22/3/2019).

Menurut Ali, JLS satu-satunya solusi untuk memecah kemacetan di jalur Gumitir. Karena saat ini belum ada alternatif jalan lainnya untuk kendaraan yang lewat jalur selatan Banyuwangi.

"Saat ini hanya jalan existing di Mrawan, Jember (untuk pengalihan arus lalin di Gumitir)," paparnya.

Hal yang sama pernah diutarakan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di suatu kesempatan. Bahkan penyelesaian JLS oleh Anas juga disampaikan secara langsung saat diundang Presiden Joko Widodo, ke istana negara awal Agustus 2018.

"Saya juga usul kepada bapak presiden kemarin, agar jalur lintas selatan (JLS) yang juga menghubungkan Banyuwangi dengan Jember, ke depan ini bisa segera diselesaikan jembatannya," katanya, seperti dikutip dari web resmi Pemkab Banyuwangi.

Baca juga:

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Harapannya, bila proyek JLS tuntas, masyarakat Jember maupun Banyuwangi akan punya jalur alternatif yang sebelumnya harus melalui jalur di Gunung Gumitir.

"Dan kalau ini selesai masyarakat Jember akan mudah ke Banyuwangi. Begitu sebaliknya, orang Banyuwangi akan lebih mudah tidak harus lewat Gumitir," bebernya.

Namun, hingga hari ini proyek JLS di Banyuwangi belum tersambung dengan Jember. Jatimnow.com sendiri akhir pekan kemarin mencoba menyusuri JLS, dari simpang tiga Desa Glenmore dan terhenti di perkebunan Kendenglembu, Glenmore. Tak jauh dari destinasi wisata Doesoen Kakao.

Sementara, (Plt) Kepala Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (PUBMCKTR) Banyuwangi, Mujiono berpendapat yang sama. Proyek JLS harus segera dirampungkan sebagai solusi jalur selatan di Banyuwangi.

"Sangat bisa sebagai solusi terbaik biar nggak jadi trobel. (Yang belum tersambung) Dari kampoeng coklat ke perbatasan Jember masih kurang lebih 9 kilometer," ungkapnya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.