Senin, 22 Jun 2026 05:35 WIB

Daun Kelor Masuk Komoditas Ekspor Jatim, Diminati di Korea Selatan

Gubernur Khofifah saat memberangkatkan komoditas ekspor termasuk daun kelor tujuan Korea Selatan
Gubernur Khofifah saat memberangkatkan komoditas ekspor termasuk daun kelor tujuan Korea Selatan

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor produk hortikultura dan agrotani di Terminal Petikemas Surabaya Jalan Tanjung Mutiara Perak Barat, Surabaya, Kamis (21/3/2019). Daun kelor menjadi salah satu hasil pertanian yang diekspor yaitu ke Korea Selatan.

Selain daun kelor, sarang burung walet juga menjadi komoditas yang sangat diminati di Korea Selatan. Dua komoditas itu diberangkatkan Gubernur Khofifah bersama komoditas produk pertanian dan peternakan lainnya dengan nilai total RP 18 miliar lebih.

Baca Juga: Indowood Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jatim Bidik Pasar Ekspor Global

"Saya ingin menyampaikan pada teman semua bahwa ekspor ini menjadi bagian penting untuk bisa datangkan devisa. Ekspor jadi bagian penting untuk mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi di Jatim," ungkapnya.

Gubernur Khofifah juga mengajak para eksportir untuk membangun strong partnership dengan UKM. Terutama di sektor agro, sehingga memiliki produk unggulan yang memenuhi standar ekspor.

"Jadi membangun aliansi antara eksportir dengan petani-petani, apakah lewat Gapoktan, apakah lewat KTNA, Kelompok Tani Nelayan Andalan, itu juga menjadi penting," katanya.

Baca juga:  Gubernur Khofifah Berangkatkan Produk Ekspor Senilai Rp 28 Miliar

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Selain itu, Gubernur Khofidah juga meminta Balai Besar Karantina di Surabaya dan Disperindag membangun strong partnership dengan para eksportir dan dengan para petaninya atau sektor-sektor yang bisa menjadi komoditas andalan ekspor Jatim.

Berdasarkan data yang diterima Provinsi Jawa Timur, untuk ekspor kopi dari Jawa Timur tembus 67.000 ton, dengan rincian 66.000 ton asal Jawa Timur, sisanya kopi dari luar Jatim.

"Artinya, bahwa ada kopi di luar Jawa Timur yang ekspornya melalui Jawa Timur. Ini artinya, bahwa ada perdagangan antar daerah, perdagangan antar pulau yang sudah terbangun," imbuhnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Oleh karena itu, lanjut Gubernur Khofifah, bagaimana sinergitas di antara komoditas komoditas unggulan dan komoditas andalan bisa dimaksimalkan ekspornya dengan tetap memperhatikan bahwa pelaku-pelaku UKM dan IKM itu perlu mendapatkan pendampingan.

"Supaya mereka juga bisa menjadi bagian yang bisa menikmati tetesan kesejahteraan ketika produk mereka bisa diekspor," harapnya.

"Maka saya sering kali bilang, petik, olah, kemas, jual. Setelah dipetik, diajak untuk melakukan proses pengolahan yang higienis dan seterusnya, sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh negara-negara tujuan ekspor," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.